Unsyiah Siap Rehabilitasi Aceh Tengah

oleh
Korban Rekam Gempa di Aceh Tengah
Unsyiah Siap Rehabilitasi Aceh Tengah
Unsyiah Siap Rehabilitasi Aceh Tengah

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Rektor Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh Samsul Rizal menyatakan Sumber daya manusia yang dimiliki perguruan tinggi tersebut dapat dioptimalkan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi dataran tinggi Gayo pascagempa (2/7).

“Sebagai lembaga pendidikan Unsyiah memiliki banyak ilmuan yang mampu berkontribusi dalam pembangunan kembali dataran tinggi Gayo pascagempa bumi,” katanya disela-sela membuka diskusi public terkait aksi pemulihan kondisi dataran tinggi Gayo pascagempa, Jumat 2 Agustus 2013.

Dalam diskusi publik yang dihadiri berbagai elemen masyarakat dan organisasi pemerintah dan non pemerintah tersebut, Samsul mengatakan lembaga pendidikan yang dipimpinnya itu memiliki ahli gempa, tenaga medis, tenaga edukatif dan para peneliti konstruksi tentang konstruksi bangunan yang cocok untuk daerah gempa.

Salah satu peneliti konstruksi Unsyiah Abdullah dalam pertemuan tersebut mengusulkan pembangunan rumah untuk korban gempa di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah menggunakan bahan konstruksi pracetak yang ramah lingkungan untuk perumahan penduduk di Gayo.

Menurut dia, konstruksi rumah yang dibangun dengan konsep tersebut sudah teruji tahan gempa dan dapat meminimalisir jatuhnya korban jika bencana alam tersebut terjadi.

Kepala Humas Unsyiah Darussalam Banda Aceh Ilham Maulana mengatakan usulan rumah pra cetak tersebut telah disampaikan kepada Pemerintah Aceh dan kabupaten yang terkena bencana.

“Ide yang di sampaikan Unsyiah ini disambut positif oleh pemerintah provinsi dan kabupaten, namun saat ini kita masih menunggu aksi dari Pemerintah Aceh dan kabupaten terhadap usulan rumah pracetak,” katanya.

Ia mengatakan perguruan tinggi “Jantong hate” rakyat Aceh itu berkomitmen untuk berkontribusi besar dalam proses pemulihan kembali kedua daerah tersebut pascabencana alam yang menimpa daerah penghasil kopi arabika tersebut.

Gempa berkekuatan 6,2 skala richter yang mengguncang Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah mengakibatkan korban meninggal dunia dan ribuan rumah penduduk rusak berat, sedang dan ringan.(Red/Ant)