Beredar Cepat, Masjid Agung Meulaboh Ada Simbol Yahudi

oleh
Beredar Cepat, Masjid Agung Meulaboh Ada Simbol Yahudi
Beredar Cepat, Masjid Agung Meulaboh Ada Simbol Yahudi
Beredar Cepat, Masjid Agung Meulaboh Ada Simbol Yahudi

MEULABOH | DiliputNews.com – Kabar adanya simbol Yahudi atau Bintang David, di Masjid Agung Meulaboh, beredar luas melalui pesan BlackBerry Messanger (BBM), Minggu (14/7).

“Info dari teman Banda Aceh, Masjid Agung Meulaboh, terdapat Lambang Yahudi dan ini sungguh perbuatan biadab,” isi dari BlackBerry Messanger yang diterima DiliputNews.com, dilengkapi dengan gambar.

Pantaun DiliputNews.om, foto yang ada lambang tersebut terletak di bagian atas Masjid, atau tepatnya dibagian kaca Kubah masjid tersebut. bahkan  isi pesan BBM itu juga meminta agar disikapi terhadap adanya lambang tersebut.

Besar kemungkinan penggunaan simbol-simbol Yahudi tersebut di tengah masyarakat Muslim lebih disebabkan karena ketidaktahuan dan bukan suatu yang disengaja.

Masjid Agung Baitul Makmur, Meulaboh sendiri merupakan masjid kebanggaan umat Islam kota Meulaboh, khusunya masyarakat Kabupaten Aceh Barat.

Peletakan batu pertama proyek Masjid ini dilakukan oleh Menteri Koperasi/Kepala Bulog, H Bustanul Arifin pada tanggal 20 April 1987 didampingi Bupati Aceh Barat saat itu, Malik Ridwan Badai SH.

Masjid Baitul Makmur dibangun dua lantai yang arsitekturnya dirancang dengan konsep terbuka, transparan, sejuk, dan dikelilingi pagar. Proses pembangunannya dilakukan secara bertahap sehingga pada masa Bupati Aceh Barat dijabat Drs HT Rosman sudah dapat dibangun bangunan induk namun belum dapat digunakan sebagai sarana ibadah. Pembangunan kembali dilanjutkan pada pemerintahan Bupati Aceh Barat dijabat Drs H Nasruddin MSi.

Shalat Jumat perdana dilaksanakan pada 21 Juli 2000, saat itu bertindak sebagai imam Tgk Nazaruddin dan khatib Prof DR Rusydi Ali Muhammad (saat itu menjabat sebagai Dekan Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh). Setelah itu secara resmi kegiatan shalat lima waktu di Masjid mulai diaktifkan.