Banda Aceh Tekan Angka Kemiskinan

oleh
Banda Aceh Tekan Angka Kemiskinan
Banda Aceh Tekan Angka Kemiskinan
Banda Aceh Tekan Angka Kemiskinan

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Pemerintah Kota Banda Aceh menargetkan angka kemiskinan di ibu kota Provinsi Aceh itu turun dari sembilan persen menjadi lima persen dalam lima tahun ke depan.

“Kami menargetkan angka kemiskinan di Kota Banda Aceh turun menjadi lima persen dalam lima tahun ke depan,” kata Asisten III Sekretariat Kota Banda Aceh T Bukhari di Banda Aceh, Kamis 27 Juni 2013.

Menurut dia, persentase kemiskinan di Kota Banda Aceh sekarang mencapai sembilan persen dari total penduduk di ibu kota Provinsi Aceh yang jumlahnya sekitar 250 ribu jiwa.

Namun begitu, kata dia, target angka kemiskinan lima persen tersebut masih dibahas bersama legislatif. Jika disetujui dewan, target tersebut segera disosialisasikan kepada masyarakat.

“Sebenarnya, target ini masih dibahas bersama legislatif. Bisa saja target ini lebih tinggi atau sebaliknya. Tetapi target lima persen ini dirasa cukup realistis,” katanya.

Untuk menurunkan angka kemiskinan tersebut, lanjut dia, Pemerintah Kota Banda Aceh sudah merancang program kerja, terutama pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Selain itu, juga ada penguatan kelembagaan masyarakat, khususnya yang bergerak di bidang ekonomi serta lembaga terkait lainnya, sehingga target ini bisa tercapai dalam lima tahun mendatang,” ujarnya.

Koordinator Manajemen Wilayah Aceh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan Saifulsyah mengatakan, angka kemiskinan sembilan persen tersebut jauh di atas angka kemiskinan secara nasional.

“Ini cukup menggembirakan kami bahwa pencapaian angka kemiskinan di Kota Banda Aceh sudah melampaui persentase nasional. Sedangkan secara nasional masih dua digit,” kata dia.

Ia mengatakan, pihaknya mendukung upaya penurunan angka kemiskinan di Kota Banda Aceh. Selama ini, PNPM telah menjalankan berbagai program penguatan perekonomian masyarakat.

“Semua ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian program ‘millenium development goals (MDGs), khususnya di bidang pengentasan kemiskinan,” kata Saifulsyah.(Red/Ant)