Masyarakat Diminta Awasi Penyalurkan BLSM di Aceh

oleh
Masyarakat Diminta Awasi Penyalurkan BLSM di Aceh
Masyarakat Diminta Awasi Penyalurkan BLSM di Aceh
Masyarakat Diminta Awasi Penyalurkan BLSM di Aceh

BANDA ACEH | DiliputNews.com –  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh T Setia Budi meminta masyarakat ikut mengawasi penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

“Pemerintah Aceh mengharapkan bantuan masyarakat mengawasi BLSM, sehingga penyalurannya tepat sasaran,” kata T Setia Budi di Banda Aceh, Kamis 27 Juni 2013.

Menurut dia, masyarakatlah yang sebetulnya lebih mengetahui siapa warga miskin yang berhak menerima bantuan dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM tersebut.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat melaporkan jika ada penerima BLSM yang bukan warga miskin, sehingga ke depan penyalurannya benar-benar tepat sasaran.

“Pemerintah membutuhkan kontrol dari masyarakat. Jika ada warga yang merasa tidak berhak menerima BLSM, tolong ditolak,” kata dia.

Selain itu, lanjut T Setia Budi, Pemerintah Aceh akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan Badan Pusat Statistik di Aceh untuk membahas dan mengevaluasi data-data warga miskin penerima BLSM.

“Evaluasi ini penting bagi pemerintah guna melihat sejauh mana penyalurannya, apakah tepat sasaran atau tidak. Hasil evaluasi ini akan disampaikan kepada pemerintah pusat,” kata dia.

Secara terpisah, Syafii Hamzah, anggota DPR Aceh, mengharapkan agar penyaluran BLSM tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Di beberapa tempat, penyaluran BLSM sudah menimbulkan masalah. Seperti ada warga miskin yang seharusnya menerima BLSM, tetapi tidak bisa mendapatkannya,” kata dia.

Menurut anggota Fraksi Partai Aceh DPR Aceh tersebut, masalah penyaluran tersebut harus diantisipasi sedini mungkin, sehingga tidak menjurus ke konflik sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah bisa meredam gejolak yang ditimbulkan dalam penyaluran BLSM. Karena itu, penyalurannya jangan menimbulkan kecemburuan sosial,” pungkas Syafii Hamzah.(Red/Ant)