Jangan Pungut Biaya Masuk Sekolah di Aceh

oleh
Jangan Pungut Biaya Masuk Sekolah di Aceh
Jangan Pungut Biaya Masuk Sekolah di Aceh
Jangan Pungut Biaya Masuk Sekolah di Aceh

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Pemerintah Aceh melalui instansi terkait Dinas Pendidikan dan Kanwil Kemenag diminta menghentikan dana masuk sekolah pada tahun ajaran baru di provinsi itu.

“Saya banyak mendapat laporan dan keluhan masyarakat terkait dengan masih adanya dana masuk sekolah. Saya minta ini dihentikan,” kata anggota Komisi E DPRA Darmuda di Banda Aceh, Rabu 26 Juni 2013.

Dijelaskan, pengutipan uang masuk sekolah itu disebutkan berdasarkan kesepakatan dengan pihak komite sekolah.

“Kondisi ekonomi masyarakat saat ini memprihatinkan disebabkan dampak dari kenaikan harga bahan bakar (BBM). Kondisi itu semakin diperparah dengan pengeluaran dana untuk masuk sekolah anak-anak,” kata politisi Partai Aceh itu.

Selain itu, Darmuda juga menjelaskan bahwa para orang tua keberatan dengan pengadaan seragam anak-anaknya yang disiapkan di sekolah karena harganya lebih mahal dibanding dijual pasar bebas.

Kendati demikian, ia berharap pihak komite sekolah dapat memberi keringanan kepada para orang tua dalam pembayaran dana tersebut dengan cara cicilan, misalnya dapat dibayar lima atau enam kali.

“Jika dengan cicilan, kalau tidak bisa dihapuskan maka akan meringankan para orang tua. Kita bisa bayangkan bagaimana nasib para orang tua miskin untuk menyiapkan uang bagi kepentingan sekolah anak-anaknya,” kata Darmuda.

Di pihak lain, ia juga minta pihak komite sekolah di Aceh baik itu sekolah di bawah naungan Kemenag maupun Dinas Pendidikan agar tidak menetapkan sepihak terkait pengutipan uang masuk sekolah.

“Jangan ada pihak yang menjadikan tahun ajaran baru sekolah untuk mengutip uang dari masyarakat dengan berbagai dalih,” kata Darmuda. (Red/Ant)