Abrasi Pantai Seunagan Ancam Bandara Cut Nyak Dhien

oleh
Abrasi Pantai Seunagan Ancam Bandara Cut Nyak Dhien
Abrasi Pantai Seunagan Ancam Bandara Cut Nyak Dhien
Abrasi Pantai Seunagan Ancam Bandara Cut Nyak Dhien

NAGAN RAYA | DiliputNews.com – Abrasi Pantai Seunagan sepanjang dua kilometer di desa Kubang Gajah, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya sudah dalam tahap tanggap darurat. Abrasi tersebut di khawatirkan akan mengancam keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitar Bandara Cut Nyak Dhien, yang merupakan pintu gerbang penerbangan masyarakat barat selatan Aceh.

Penyataan tersebut dikatakan Bupati Nagan Raya, Drs. HT Zulkarnaini, yang didampingi wakil ketua Komisi VIII DRP RI, Said Fuad Zakaria, saat meninjau ke lokasi abrasi pantai seunagan, selasa (25/6) sore.

“Abrasi pantai sudah mencapai 100-an meter ke arah lokasi bandara. Setiap kali banjir terjadi bisa mengikis 10 meter sampai dengan 15 meter ke arah bandara,” kata Bupati Zulkarnaini.

Bupati Zulkarnaini mengaku, kondisi abrasi tersebut sudah dalam tahap tanggap darurat, bila tidak diantisipasi sejak sekarang bisa berdampak terganggunya aktivitas bandara. “Bila kedepan sering banjir dan ombak laut tinggi, bisa meluap ke areal landasan penerbangan,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Said Fuad Zakaria berjanji akan melaporkan kondisi abrasi tersebut kepada BNPB pusat, karena kondisi abrasi sudah sangat mengkhawatirkan. “Saya akan laporkan ke BNPB pusat, abrasi ini sudah tanggap darutat. Banyak pohon sawit yang di tanam disisi pantai sudah banyak yang tumbang, kita khawatir 2 atau 3 kali lagi banjir bisa mencapai bandara,” ujar Said Fuad Zakaria.

Dikatanya, kunjungan kelapangan tersebut untuk mengumpulkan bahan data dan fakta yang akan dilaporkan ke pihak BNPB, yang kemudian bisa diverifikasi oleh tim BNPB. “Kita harapkan mereka datang segera untuk meninjau dan mem-verifikasi dan dimasukkan dalam kondisi rehab rekon tanggap darurat,” lanjut Fuad Zakaria

Sementara itu, pihak BPBD Nagan Raya mengaku telah mempersiapkan Detail Engineer Dedign (DED) untuk diajukan ke pihak BNPB di Jakarta.

“Dana yang kita ajukan untuk tahap skala prioritas sepanjang satu kilometer dulu dari jumlah yang dibutuhkan dua kilometer, besar rancangan anggarannya mencapai 37 miliar untuk satu kilometer. Kita berharap pihak BNPB bisa tanggap dengan kondisi abrasi yang mengancam bandara kita ini,” kata Kepada BPBD Nagan Raya, Ardimartha.