Orang Meninggal Terima BLSM Di Aceh Barat

oleh
Orang Meninggal Terima BLSM Di Aceh Barat
Orang Meninggal Terima BLSM Di Aceh Barat
Orang Meninggal Terima BLSM Di Aceh Barat

MEULABOH | DiliputNews.com – Penyaluran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dua Kecamatan di Aceh Barat terindikasi tidak tepat sasaran, sehingga 10 kepala desa serta Camat Kawai XVI dan Pante Cereumen mendatangi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnaketrans) Aceh Barat.

Sekretaris Mukim Gunung Emas, Kecamatan Pante Cereumen, kepada DiliputNews.com, Senin (24/6) mengatakan kedatangan kami ke Dinsosnaketrans ini ingin mempertanyakan data penerima BLSM, sebab ada penerima bantuan itu sudah meninggal.

“Sungguh aneh, di Desa Kreung Beukah dan Desa Lhok Geuci, Kecamatan Pante Cereumen ada warga yang telah meninggal tiga tahun lalu, masih tercatat sebagai penerima BLSM,” kata Zaini.

Selain itu juga ada warga yang sudah dua tahun pindah dari desa tersebut masih terdata penerima BLSM, lebih ironisnya kata Zaini ada juga PNS, ini sangat merugikan masyarakat miskin.

”Makanya, kami warga mempertanyakan keganjilan ini kepada pihak Kantor Kecamatan, DPRK Aceh Barat, dan Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Aceh Barat, mengapa PNS, orang kaya, dan orang meninggal tercatat sebagai penerima BLSM,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPRK Aceh Barat Abdul Kadir mengaku, ada menemukan Bantuan BLSM diberikan kepada pejabat dan orang yang sudah meninggal, sementara banyak warga miskin tidak terdata dan mendapat jatah yang seharusnya itu hak mereka.

“Pihak penyalur sama sekali tidak melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, bahkan aparat desa menjadi bigung karena warga banyak yang komplin sebab penerima BLSM tidak tepat sasaran,” imbuhnya.

Dipihak lain, Kepala kantor Pos Meulaboh, Rachmady Sirait, menuturkan pihaknya hanya berpedoman pada data 15.407 jumlah warga yang masuk sebagai penerima BLSM dari 12 Kecamatan di Aceh Barat, dengan total anggaran Rp. 4.622.100.000,-.

”Kalau kartu KPS, telah kita salurkan pada seluruh kecamatan. Jika pada satu kecamatan realisasi KPS mencapai 70 persen, maka proses penyaluran BLSM akan dilakukan,” jelasnya.