Diah Wiene Juara Catur Junior Aceh

oleh
Juara Catur
Juara Catur
Juara Catur

BANDA ACEH |DiliputNews.com – Diah Wiene pecatur putri Kota Langsa tampil sebagai juara pertama kelompok usia 12 tahun pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior Percasi Aceh, setelah meraih nilai penuh 5.

Inspektur pertandingan Kejuprov Catur Junior Aceh Sudirman Mansur WNP PNP saat dihubungi dari Banda Aceh menyebutkan kelompok umur 12 putri yang mempertandingan lima babak sistim Swiss sudah menyelesaikan pertandingannya, Senin (17/6) di Langsa yang diikuti 8 pecatur dari Kota Sabang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Diah tampil sebagai juara setelah meraih nilai penuh 5 dari lima babak yang dipertandingkan. Di babak terakhir ia mengalahkan Lulu Hapsana dari Sabang.

Keberhasilan Diah di KU-12 tersebut mengukir prestasi Langsa meraih satu medali emas.

Medali perak di kelompok ini diraih Rika Magfirah dari Kabupaten Aceh Tamiang, setelah pada babak terakhir menang atas Ummul Khairani dari Kabupaten Aceh Timur.

Atas kemenangan itu nilai Rika bertambah satu, sehingga dari sebelumnya 3 menjadi 4 point skor (Pts). Rika kehilangan satu poin, ketika kalah di babak pertama atas Diah Wiene.

Ummul Khairani dengan kekalahan ini harus puas berada di peringkat ketiga dengan nilai 3 Pts, dan meraih medali perunggu.

Sementara itu, persaingan antarpecatur junior di Kejurprov masih bersaing ketat di KU-12 putra, KU-16 putra dan KU 16 putri. Tiga kelompok ini mempertandingkan tujuh babak. Selasa pagi ini menyisakan satu babak lagi.

Hingga selesai babak ke-6 , Senin (17/6) sore di KU-12 putra, Husaini dari Kabupaten Aceh Barat memimpin dengan nilai 5,5. Di babak ke-7, dia akan bertanding dengan Syahrul dari Langsa yang memiliki nilai 4. Menyusul urutan kedua, Ilham Akbar Farali dari Kabupaten Aceh Besar, nilai 5 akan berhadapan dengan Arif Setia Budi dari Kota Langsa.

KU-16 putra, memimpin Marie Muhammad dari Kabupaten Bireuen dengan nilai 6. Ia berpeluang besar meraih juara di kelompok ini. Di babak terakhir (babak tujuh), Marie akan ditantang Ilham Wahyudi dari Banda Aceh yang baru memiliki nilai 4.

Sementara di urutan kedua ada dua pecatur yang memiliki nilai 5 yaitu Anis Kardisa (Langsa) dan Fachrul Razi dari Kabupaten Aceh Utara.

Selanjutnya, di kelompok KU-16 putri, Famela Naridha (Kabupaten Aceh Besar) dan Klarisa Sabila (Banda Aceh) memimpin sementara dengan nilai 5. Kedua pecatur ini masih belum aman untuk bisa meraih juara karena dibuntuti oleh Intan Nurhidayah (Aceh Tamiang) dan Diah Wieke Widowati dari Langsa memiliki nilai 4.

Sudirman menyatakan, pecatur dari Kabupaten Aceh Tamiang, Intan memiliki peluang juga untuk meraih juara jika di babak terakhir menang, dengan catatan Klarisa dan Famela kalah.

Sudirman yang juga Sekretaris Umum Pengprov Percasi Aceh itu mengatakan, hanya kelompok 16 tahun putra, Marie Muhammad yang berpeluang besar meraih juara, sedangkan KU-12 putra dan 16 putri masih sulit diprediksi.(Red/Ant)