Pemilihan Anggota KIP Aceh Besar Buntu

oleh
Ilustrasi Pemilu 2014
Pemilihan Anggota KIP Aceh Besar Buntu
Pemilihan Anggota KIP Aceh Besar Buntu

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Pemilihan anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Besar mengalami jalan buntu (deadlock), yakni terkait perbedaan penafsiran hukum terhadap salah satu pasal di dalam UU Komisi Pemilihan Umum tentang penilaian.

Anggota Tim seleksi Anggota KIP Aceh Besar Nourman Hidayat di Aceh Besar mengatakan perbedaan pendapat terhadap produk hukum dalam penetapan anggota KIP tersebut akan dikonsultasikan dengan Komisi Independen Pemilihan umum (KPU) Pusat.

Menurut dia, untuk penetapan lima orang anggota KIP mengunakan nilai uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh DPRK bukan digabung nilai dari tim seleksi yang telah dilakukan oleh tim yang dibentuk sementara dalam menjaring anggota KIP.

Namun dalam pembahasan penetapan tersebut terjadi perbedaan yakni ada yang berpendapat bahwa penilaian digabung dari sejak tahapan seleksi hingga di dewan dan ada juga berpendapat bahwa penilaian hanya nilai uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan DPRK.

Karena itu DPRK Kabupaten Aceh Besar sepakat untuk bertolak ke Jakarta berkonsultasi dengan KPU guna memastikan penafsiran hukum mana yang akan digunakan dalam menetapkan lima anggota komisioner KIP Aceh Besar agar tidak terjadi tuntutan hukum.

“Kemungkinan besar penetapan anggota KIP Aceh Besar bergeser karena terjadi deadlock yang selanjutnya dikonsultasikan ke Jakarta,” katanya, Sabtu 1 Juni 2013.

DPRK Aceh Besar menerima sebanyak 15 nama dari 52 calon yang telah melewati proses penjaringan yang dilakukan tim seleksi anggota KIP yang bersifat sementara.

“Kami melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 15 nama calon anggota KIP yang telah dinyatakan lulus oleh tim bersifat sementara dan DPRK memilih lima nama sebagai anggota komisioner penyelenggara Pemilu,” demikian Politisi PKS.(Red/Ant)