Zaini Abdullah Datangi KIP Aceh

oleh
Ilustrasi Pemilu 2014
Ilustrasi Pemilu 2014
Ilustrasi Pemilu 2014

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Gubernur Aceh Zaini Abdullah mendatangi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh di Banda Aceh memantau proses pendaftaran calon anggota legislatif di lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Kedatangan Gubernur Aceh disambut para komisioner KIP Provinsi Aceh, dan melakukan pertemuan secara informal dengan.

Dalam pertemuan informal di ruang Wakil Ketua KIP Provinsi Aceh Ilham Saputra, Gubernur Aceh mendapat penjelasan terkait proses pendaftaran calon anggota legislatif yang akan ikut Pemilu 2014.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan proses pendaftaran calon anggota legislatif berjalan lancar, dan diharapkan proses ini berjalan tertib hingga pendaftaran ditutup.

“Saya lihat semuanya berjalan baik dan diharapkan tidak ada gangguan yang bisa menghambat proses pendaftaran calon anggota legislatif,” katanya, Minggu 21 April 2013.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Pencalonan Anggota Legislatif KIP Aceh Yarwin Adi Darma mengatakan, pihaknya hanya menerima pendaftaran calon anggota DPR Aceh dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Hingga dua hari jelang penutupan pendaftaran, kata Yarwin Adi Darma, baru lima partai yang sudah menyerahkan daftar calon anggota legislatif sementara.

“Kelima partai politik yang sudah menyerahkan daftar calon anggota legislatif semuanya partai berbasis nasional. Sedangkan tiga partai lokal peserta pemilu di Aceh belum menyerahkan daftar calonnya,” kata Yarwin.

Lima partai yang sudah menyerahkan daftar calonnya, yakni PKS, Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sedangkan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah, kata dia, sudah mendaftar sebanyak 21 orang. Termasuk tiga di antaranya anggota DPD RI yang kini masih menjabat.

“Kami mengingatkan bahwa pendaftaran calon anggota legislatif, baik DPR Aceh maupun DPD ditutup Senin 22 April 2013 pukul 16.00 WIB. Bagi yang mendaftar lewat waktu yang telah ditetapkan tidak akan dilayani,” tegas Yarwin Adi Darma.(Red/Ant)