Delapan Tahun Tsunami, Masyarakat GPRS Doa Bersama

oleh
Delapan Tahun Tsunami, Masyarakat GPRS Doa Bersama
Delapan Tahun Tsunami, Masyarakat GPRS Doa Bersama

MEULABOH | DiliputNews.com –  Bertepatan dengan delapan tahunnya musibah gampa dan tsunami yang melanda  pesisir Aceh, ratusan masyarakat Kabupaten Aceh Barat yang tergabung dalam Gerakan Pejuang Rumah Tsunami (GPRS), Rabu (26/12) melaksanakan doa bersama dan menyantun puluhan anak yatim korban tsunami.

Ketua GPRS Aceh Barat Eddy Candra mengatakan doa bersama ini ditujukan bagi para arwah bencana tsunami tahun 2004 lalu, semoga para syuhada mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah SWT.

“Ini kegiatan rutin dilakukan oleh kalangan masyarakat korban tsunami Aceh Barat yang belum memiliki rumah bantuan, sebagai bentuk mengenang peristiwa yang dianggap mereka sebagai “Kiamat Kecil” menimpa daerah Pesisir Aceh,”ungkap Edy Candra.

Lebih lanjut dikatakan Eddy Candra, dengan momentum peringatan tsunami ini, masyarakat GPRS sendiri juga berharap kepada pemerintah dearah/pusat untuk menyelesaikan persoalan rumah korban tsunami yang sudah delapan tahun  belum ada tidak temu yang jelas.

Terkait masalah BRR sendiri dikatakan oleh Edy kerjanya sudah berakhir, bukan tanggung jawab BRR lagi, yang bertanggung jawab dengan hal ini seharusnya Pemerintah Daerah dan Pemerintah pusat, sebab masih banyak warga Aceh Barat yang belum mendapat rumah bantuan tersebut yang hingga kini masih tinggal ditempat saudara-saudara mereka.

“Kita berharap kepada Pemerintah daerah/pusat agar serius menyelesaikan dan menuntaskan masalah rumah korban tsunami ini jangan berlarut-larut, jika pemerintah serius menanganinya pasti ini selasai,” tutur Edy Candra.