PEMPROV Aceh Agar Utamakan Pembangunan Barat Selatan

oleh
Kantor Gubernur Aceh
Kantor Gubernur Aceh

MEULABOH | DiliputNews.com – Pemerintah Provinsi Aceh diharapkan dapat memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah barat selatan agar setara dengan kabupaten/kota lain di provinsi itu pada 2013.

Aktivis mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Fajri di Meulaboh Kamis mengatakan pemerataan pembangunan infrastruktur cukup penting untuk menghidarkan dari tuntutan pemekaran dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Dasar ini juga masyarakat wilayah pantai barat Aceh menuntut pemekaran, karenanya pemerintah provinsi kitaharapkan memprioritaskan pembangunan di barat selatan,” katanya.

Fajri yang juga advokasi tim pemekaran Provinsi Aceh Barat Selatan (ABAS) menuturkan, kesenjangan pembangunan daerah itu merupakan faktor utama mendorong pemekaran dan munculnya berbagai persoalan birokrasi pemerintahan.

Ungkapnya, dari 23 kabupaten/kota di provinsi ujung barat Indonesia itu masih terlihat pilih kasih dalam pemerataan pembangunan, sehingga hal tersebut memunculkan persoalan menuntut pemekaran berbasis gerakan aliansi.

Karenanya kata dia, tim pemrakarsa ABAS tetap akan terus memperjuangkan menjadi Provinsi ABAS apabila kepedulian Pemerintah Aceh dalam pembangunan infrastruktur di wilayah itu tidak diutamakan.

“Kita akan terus memperjuangkan ABAS apabila Pemerintah Aceh tidak memprioritaskan pembangunan merata ke wilayah barat selatan sebagaimana wilayah lainnya,” katanya menegaskan.

Lebih lanjut dikatakan, wilayah barat selatan yang terdiri dari enam kabupaten mulai dari Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Siemeulue masih jauh tertinggal pembanggunan infrastruktur dibandingkan wilayah utara Aceh.

Karenannya dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Aceh 2013 senilai Rp31,457 triliun, termuat berbagai program pembangunan yang lebih besar diprioritaskan untuk wilayah barat selatan Aceh.

Fajri yakin, dibawah pimpinan Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan wakilnya Muzakir Manaf akan mampu mewujudkan kebutuhan mendesak wilayah pesisir barat Aceh itu, sehingga pemerataan pembangunan dirasakan semua daerah.

“Pemerintah bisa melihat sendiri seperti apa pembangunan di wilayah pesisir barat Aceh saat ini, untuk apa kita mengada-ngada karena bila infrastruktur pembangunan memadai pasti peningkatan ekonomi masyarakat tumbuh di dalamnya,” katanya menambahkan.*[ANT/Aceh].