10 Pelanggar Syariat Islam Di Meulaboh Dicambuk

oleh
10 Pelanggar Syariat Islam Di Meulaboh Dicambuk

MEULABOH | DiliputNews.com – Sebanyak 10 pelanggar Syariat Islam Maisir (Judi) dan Khalwat (Mesum) yang telah divonis bersalah oleh Mahkamah Syariah Meulaboh, Rabu (12/12) menjalani hukuman cambuk di halaman Masjid Agung Meulaboh.

Kesepuluh orang di cambuk tersebut yakni, Yusdar Supriani (khalwat), Bustaman (khalwat), Tabrani (maisir), Arifin (maisir), Said (maisir), Depi (maisir), Syafruddin (maisir), Hasrul (maisir) Muhammar (maisir) Suheriyono (maisir).

Semantara pelanggar lainnya, tidak dapat dihadirkan saat eksekusi dilakukan, karena tidak berada di Aceh Barat yakni, Yusuf Arafat (Maisir), Sakur (Maisir), Nurizal ( Maisir), Zamzami (Maisir), Ramlan (Maisir), Zulfan (Maisir), Tarmizi (Maisir), Herianto (Maisir), Sofyan (Maisir).

Kepala Kejaksaan Negeri Meulaboh, Mara Ongku Nasution SH, mengatakan pelaksanaan eksekusi cambuk tersebut telah diputuskan melalui ketetapan hukum oleh Makamah Syariah Meulaboh.

“Dengan tercapainya pelaksanaan penegakkan hukum syariat ini, dapat tercapai sanksi hukuman bagi para pelanggar, dan dapat menjadi pelajaran sehingga mereka tidak mengulangi tindakan melanggar Syariat Islam,” katanya. demikian.

Lebih lanjut dikatakan Ongku Nasution SH, mereka di cambuk sebagai pelanggar Qanun Syariat Islam Nomor 13 dan 14 Tahun 2003 tentang Maisir dan Khalwat.

Sementara itu Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat, Drs. Zainuddin menuturkan, pelaksanaan cambuk tersebut bukan untuk membuat malu para pelanggar akan tatapi hanya dalam melakukan pembinaan bagi mereka.

“pelanggar Syariat Islam Maisir (Judi) dan Khalwat (Mesum) itu dilarang dalam agama, jadi semua pelanggar perlu dilakukan uqubat cambuk,” jelasnya.