Rampas Tanah Ulayat, Puluhan Warga Datangi DPRK Nagan Raya

oleh
DPRK Nagan Raya

Nagan Raya | Diliputnews –  Puluhan warga mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Kabupaten (DRPK) Nagan Raya Senin (30/7), guna mengadu tentang lahan yang dirampas paksa oleh pihak PT Surya Penen Subur ( SPS-I) di kecematan Beutong dan Kecematan Tadu Raya.

Perwakilan warga T.Ansari Ahmad menyampaikan sengketa tanah Ulayat yang di rampas oleh PT dan tapal batas permukiman warga dengan perusahan, yang sudah bertahun – tahun hingga kini belum diselesaikan.

“Sudah lama persoalan tanah dengan pihak PT SPS, namun aspirasi kami tidak mau di dengar oleh penjabat Nagan Raya,”.

Lahan yang dirampas oleh PT.SPS tersebut diantaranya di Gampong Blang Teungku Kecamatan Beutong, Gampong Gunong Pungki dan Babah Rot Kecamatan Tadu Raya.

Kata Ansari selain dua tuntuntan yang kami sampaikan ada juga persoalan yang harus segara di selesaikan secepatnya, seperti pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan yang tidak mengindahkan perintah Bupati untuk menyelesaikan sengketa dan menghentika aktivitas lahan yang masi bersengketa.

“Walaupun sudah disurati, PT,SPS tetap tidak menyelesaikan persoalan dan tidak menghentikan aktivitasnya, PT tersebut juga telah melanggar terhadap perintah Bupati Nagan Raya,” ungkap Ansari.

Dari hal tersebut, warga menuntut dan mendesak PT segera menghentikan aktivitas sesuai surat Bupati Nagan Raya Nomor : 591/525/2012, tentang penyelesaian tanah garapan dan juga meminta agar TNI, serta Pos Moyet segara ditarik agar peyelesaian sengketa berjalan sesuai dengan semestinya.

Sementara itu ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi tidak bersedia memberikan komentar terhadap sejumlah wartawan, Menurut samsuardi jika Dimuat media tidak ada jalan keluar juga.

”Saya tidak mau memberi kan komentar, walaupun dimuat media tidak menyelesaikan persoalan.” Kata Samsuardi.