Puluhan Mahasiswa HMI Demo PN Meulaboh

oleh
Puluhan Mahasiswa HMI Demo PN Meulaboh

Meulaboh | Diliputnews – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh melakukan aksi  Senin ( 30/7), di kantor  Pengadilan Negeri Meulaboh, terkait penganiayaan terhadap rekanya (Ridwandi) oleh oknum PNS (Muzhar Sp).

Koodinator lapangan T.Surya Nullah Toniadi mengatakan persidangan terkait pemukulan Ketua HMI Cabang Meulaboh sudah di mulai pada kamis yang lalu (26/7), namun ada kejanggalan ketika dalam proses persidangan berlangsung.

“Kadatangan kami ke kantor Pengadilan Meulaboh ini untuk mempertanyakan proses persidangan, sebab berdasarkan pantauan, proses persidangan cukup banyak kejanggalan, seperti istri terdakwa menjadi saksi yang meringankan, bahkan juga memberi keterangan di bawah sumpah, dalam aturan Hukum saksi mempunyai hubungan darah tidak diperkenankan untuk menjadi saksi,” ungkap T.Surya Nullah Toniadi.

Selain itu, Sekjen HMI Cabang Meulaboh Surdirman juga mengatakan hukum jangan dijadikan alat untuk mencari nafkah, namun berikan keadilan yang sebenarnya dengan fakta- fakta yang sudah di dapatkan dalam proses pengadilan.

Sudirman menerangkan HMI Cabang Meulaboh telah mengeluarkan rekomendasi untuk pengadilan Negeri Meulaboh yang berbunyi, mengulang peoses pesidangan dari awal sampai ahkir dengan mempedomani hukum acara yang berlaku, meminta ketua hakim pengadilan negeri meulaboh untuk menindak dan mengingkatkan hakim agar tidak bermain- bermain dengan hukum, menindak dan mengingkatkan seluruh bawahnya untuk menjalakan fungsi, tugas dan kewenangan sesuai denga tupoksi masing masing.

Setelah mengeluarkan rekomendasi tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Meulaboh Rosmawati membantah peoses jalan pesidangan tersebut, karena sudah sesuai dengan prosuder pesidangan  dan tugas hakim hanya menerima , memeriksa dan memutuskan.

“Proses pesidangan tidak bisa di ulang dari awal, sebab sudah sesuai dengan prosuder pesidangan  dan tugas hakim hanya menerima , memeriksa dan memutuskan,” ungkap Rosmawati.