Warga Aceh Selatan Pertanyakan Keberadaan Bupati Husin Yusuf

oleh
Warga Aceh Selatan Pertanyakan Keberadaan Bupati Husin Yusuf

Tapaktuan | Diliputnews – Sebagian besar warga Aceh Selatan mempertanyakan keberadaan Bupati Husin Yusuf yang dalam empat bulan belakangan tidak berada di daerah.

“Kendatipun jadwal kerja bupati selaku kepala daerah tidak terbatas untuk ke luar daerah, namun karena selama empat bulan ini tidak jelas keberadaannya di daerah maka dipertanyakan,” kata Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan Khaidir Amin, SE kepada Analisa di Tapaktuan, Minggu (29/7).

Menurut sumber resmi di Aceh Selatan yang dikutip Khaidir Amin, Bupati Husin Yusuf berada di tiga kota yakni Banda Aceh, Medan dan Jakarta secara berpindah-pindah. “Tulis masalah ini, wartawan harus tulis,” kata Khaidir Amin, berulang-ulang.

Begitupun, dia tidak suka menyebut tingkah bupati itu semisal syair lagu dangdut “Bang Toyib” yang tidak pulang-pulang.

Dia juga sependapat dengan anggota DPRA Firmandez yang meminta Mendagri dan Gubernur Aceh Zaini Abdullah secara khusus meninjau Aceh Selatan berikut pemerintahannya.

Ganggu Roda Pemerintahan

Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh itu, dia menerima laporan dari Wakil Ketua DPR Aceh Selatan, bahwa Bupati Husin Yusuf sudah empat bulan tidak berada di wilayah tugasnya. Hal itu dapat mengganggu stabilitas jalannya roda pemerintahan di kabupaten itu.

“Untuk itu, kami mengimbau agar Mendagri dan Gubernur Aceh turun ke Aceh Selatan, untuk mengecek pejabat daerah yang tidak berada di wilayah tugasnya ini. Jika memang tidak mau bekerja lagi maka diganti saja,” tegas Firmandez.

Dari laporan yang diterimanya, cuma sebentar pulang, setelah itu berangkat lagi keluar daerah. Banyak persoalan yang sedianya segera ditangani bupati Aceh Selatan mulai dari ganjang-ganjingnya anggaran APBK menyusul kemungkinan tidak dibayarkannya proyek yang sudah dikerjakan, penghentian TC dan bahkan pemotongan gaji PNS.

“Yang lebih urgen lagi ialah, akan adanya sidang RAPBK-P, pertanggung-jawaban lima tahunan dan persoalan pilkada bupati dan wakil bupati periode 2013-2018,” kata Khaidir Amin.

Bupati Aceh Husin Yusuf yang hendak dimintai tanggapannya oleh Analisa Minggu (29/7), tidak berhasil karena masih berada di luar daerah.

Demikian pula Kabag Humasy Setdakab Muhasibi, S.Sos, M. Si, yang hendak dikonfirmasi Analisa kemarin , tidak berhasil, sehubungan telepon selulernya tidak dapat dihubungi, sehingga tanggapan pihak berkompeten guna keseimbangan berita tidak diperoleh.