Ratusan Hektar Sawit Berusia Muda Terbakar di Meulaboh

oleh
Ratusan Hektar Sawit Berusia Muda Terbakar di Meulaboh

Meulaboh | Diliputnews – Lebih dari tiga ratus hektar lahan perkebunan sawit berusia empat tahun di kawasan Desa Leuhan Kabupaten Aceh Barat, terbakar sejak dilanda musim kemarau.

Sulaiman (62) seorang warga setempat di Meulaboh Selasa mengatakan kebakaran tersebut terjadi sejak dua hari terakhir namun karena tidak ada upaya pemadaman api hektaran lahan gambut yang diatasnya dipenuhi pohon sawit berumur muda habis terbakar.

“Ada sejumlah warga disini yang memiliki kebun coba memadamkan api tapi sia-sia, karena api membakar lahan dibawah tanah kalaupun disiram air dengan timba nggak bisa juga,”katanya dilokasi kebakaran.

Akibat kebakaran lahan tersebut tersebut sejumlah warga pemilik kebun sawit setempat mengaku rugi hingga ratusan juta rupiah pasalnya tanaman sawit mereka sudah memasuki masa panen pertama.

Katanya warga pemilik kebun sawit setempat mengaku tidak membakar lahan mereka sebab sudah dipenuhi pohon sawit produktif yang sudah dapat dipanen, namun kemungkinan ada terjadi pembakaran ditenggah hutan hingga merambat ke kebun mereka.

Jelasnya, kebakaran lahan gambut di Kecamatan Johan Pahlawan itu kemungkinan disebabkan oleh percikan api yang dihembus anggin kencang dari arah barat yang awalnya sudah membakar hutan dan lahan gambut di Kecamatan Sama Tiga.

“Api ini dari Kecamatan Sama Tiga datangnya kemudian dihembuskan sampai ke wilayah Johan pahlawan sebab tidak mampu kami padamkan jadi pasrah saja,”imbuhnya.

Selain berdampak kerugian harta benda, gumpalan asap akibat kebakaran lahan gambut perkebunan sawit ini menyebar hingga ke kawasan Meulaboh sehingga mengubah suhu terasa begitu panas sebab kawasan tersebut berjarak sekitar 10 kilometer dari ibu Kota Kabupaten Aceh Barat.

Sejumlah warga yang bermukim di kawasan tersebut sejak dua hari terakhir mengalami gangguan pernafasan oleh adanya terbangan asap berwarna merah jingga hingga memasuki rumah mereka.

Selain itu pantauan di seputaran Meulaboh sejak Selasa (26/6) petang gumpalan kabut asap sudah mulai menyelimuti dan kemungkinan pada dini hari kabut asap akan semakin berterbangan ke arah pusat ibu kota Kabupaten Aceh Barat.

“Mudah-mudahan saja kabut asapnya tidak sampai seperti malam kemarin membuat jarak pandang hanya sekitar satu meter, saya dapat masker siang tadi dibagi PMI Meulaboh,”kata Muklis warga Rundeng.