Timses Cabup Aceh Barat H Ramli MS Dihajar Parang

oleh
Timses Cabup Aceh Barat H Ramli MS Dihajar Parang

Meulaboh | Diliputnews – Kasus kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Aceh Barat menjelang pelaksanaan Pilkada putaran kedua yang akan berlangsung pada 2 Juli 2012. seperti peristiwa terbaru yang terjadi di wilayah ini, seorang warga yang tercatat sebagai warga Desa Padang Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, Hasan Johan (42) Jumat (22/6) lalu sekitar pukul 18.30 WIB jelang malam dihajar menggunakan senjata tajam jenis parang, oleh Irhambur yang merupakan famili korban.

Akibatnya, Hasan yang juga timses pemenangan calon Bupati Aceh Barat H Ramli MS dan Moharriadi Syafari itu mengalami luka robek dibagian bajunya karena senjata tajam yang digunakan pelaku tak melukai korban. Hingga kini kasus tersebut sudah dilaporkan kepada aparat kepolisian untuk dilakukan proses hukum.

“Sebelum kasus kekerasan ini terjadi, korban Hasan pernah diancam oleh keluarga pelaku agar jangan terlalu kencang mengkampanyekan kandidat yang ia dukung terhadap Cabup H Ramli MS dan Moharriadi, dan kejadian ini terjadi sekitar satu bulan yang lalu sebelum kasus ini terjadi,” kata Fikriadi kepada wartawan yang merupakan Sekretaris Umum Timses Pemenangan H Ramli MS dan Moharriadi Syafari, Sabtu (23/6).

Menurut Fikriadi, sebelum peristiwa pemukulan menggunakan parang, antara korban Hasan Johan dengan Nyakni (42) yang merupakan warga Gampong Padang Jawa, Woyla bertengkar mulut secara hebat terkait persoalan kebun korban yang kabarnya dipotong oleh keluarga pelaku.

Saat sedang alotnya perang adu mulut, tiba-tiba muncul Irhamnur (30) yang datang dari belakang Hasan dan langsung di hajar menggunakan parang. Melihat Hasan tidak mengalami luka, kedua korban langsung lari. Bahkan antara korban dan pelaku akhirnya sempat terjadi kejar-mengejar menggunakan parang, sehingga akhirnya kasus itu dilaporkan ke polisi.

“Kami minta polisi mengusut kasus ini, selain karena persoalan kebun, korban juga pernah diancam supaya tidak terlalu kencang mengkampanyekan kandidat kami H Ramli MS,” kata Fikriadi.

Fikriadi juga mengatakan selama ini timses mereka sering diteror oleh lawan politik dan sangat merugikan mereka. Sehingga pihaknya meminta aparat penegak hukum serius mengusut kasus tersebut.

Sementara itu, Kapolres Aceh Barat AKBP Artanto SIk melalui Wakapolres Kompol Feri Herlambang yang ditanyai wartawan kemarin mengaku membenarkan adanya peristiwa itu. Menurutnya, kasus pemukulan menggunakan badan parang terhadap korban Hasan yang merupakan warga Desa Padang Jawa , yang dilakukan oleh pelaku Irhamnur hanya terkait persoalan batas tanah.

“Jadi tidak ada modus politik di dalm kasus ini seperti apa yang berkembang sekarang ini,” kata Kompol Feri Herlambang.

Ia mengaku kasus tersebut masih ditangani oleh aparat desa untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Dan apabila tak tuntas, barulah kasus tersebut dilakukan proses hukum tegasnya.