Dua Perusahaan Mengisi BBM Bersubdisi Di Nagan Raya

oleh
Dua Perusahaan Mengisi BBM Bersubdisi Di Nagan Raya

Nagan Raya | Diliputnews – Puluhan truk milik perusahaan Wirataco Mitra Mulia dan Irma Group serbu SPBU Nagan Raya dikawasan Paya Undan, Nagan Raya untuk mengisi Bahan Bakar Minya (BBM) Bersubsidi.

Tak hanya mengisi BBM bersubsidi, bahkan puluhan truk tersebut sempat memacetkan ruas jalan nasional Meulaboh – Jeuram serta membuat antrian panjang di SPBU tersebut.

Mobil perusahaan tersebut diketahui oleh Diliputnews.com saat membaca tulisan DTR dan DTE WMM dan PT Irma group di salah saru bagian beberapa truk tersebut.

Ditengah antrian seorang sopir yang tidak mau disebut namanya menyebutkan WMM dengan kepanjangan Wirataco Mitra Mulia.

“WMM Wirataco Mitra Mulia, Atah Pak Haji To, Irma Group Atah awak Nagan Raya,” kata seoarang sopir ditengah kemacetan yang maksudnya Wirataco Mitra mulia, milik Haji tito dan Irma Group Milik Pengusaha Asal Nagan Raya.

Dari penulusuran disebuah web www.lpjk.org, disitu tertulis perusahaan Wirataco Mitra Mulia yang beralamat di Jalan Teuku Umar No.100 Meulaboh Kabupaten Aceh Barat, sebagai Direktur utama tercantum H T Alaidinsyah.

Pantauan Diliputnews.com selama antrain kendaraan milik perusahaan senin (18/8) untuk mengisi BBM bersubsidi, beberapa truk diantaranya yang bermuatan beberapa material bangunan.

Tanggapan Pihak Pengelola SPBU

Terkait hal Pengisian BBM bersubsidi, Abu Hasan salah seorang pengawas lapangan di SPBU tersebut mengatakan pihaknya hanya melakukan pengisian dan jika memang milik perusahaan pihaknya juga tidak tahu ada aturan khusus dan tidak ada sosialisasi pemerintah setempat apa lagi tentang mobil yang ber Plat Merah.

“kami hanya mengisi, jika ada aturan kami juga tidak tahu hal itu, apa lagi mobil pemerintah memang tidak ada sosialisasi kepihak kami” kata Abu Hasan.

Bahkan Abu Hasan juga mengatakan sejumlah SPBU di Nagan Raya juga tidak memiliki BBM non Subsidi “SPBU dinagan rata – rata tidak punya BBM non subsidi, hanya satu di Nagan yang punya pengisian pertamax,” kata Abu Hasan.