Danramil Membantah Terkait Ancaman Terhadap Geuchik

oleh
Danramil Membantah Terkait Ancaman Terhadap Geuchik

Nagan Raya | Diliputnews – Seperti yang diberitakan sebelumnya Geuchik Sumber Bakti Merasa Terancam, pasalnya ada pemanggilan yang dilakukan oleh Danramil Darul Makmur, Kapten Ngatimun untuk menjumpainya di kantor koramil setempat.

Danramil Darul Makmur Ngatimun membenarkan pemanggilan terhadap Ibduh, Kepala Desa Sumber Bakti Kecamatan Tripa, namun ia membantah telah melakukan intimidasi.

“Pemanggilan Ibduh Geuchik Sumber Bakti tersebut hanya atas dasar ingin memberitahukan agar jangan menyalahi prosedur yang ada,” ungkapnya.

Menurut Ngatimun, kalau ada masalah di desa bisa dibicarakan dengan pemerintahan setempat seperti pihak kecamatan, bukan langsung melapor ke Mabes Polri.

“Saya memanggil dia hanya untuk mengingatkan saja selaku saudara, dan juga masyarakat saya, kita punya camat ya harusnya jika ada masalah dilaporkan ke camat, nantinya unsur muspika, seperti camat, Koramil, Polsek kan bisa duduk bersama guna menyelesaikan masalah tersebut,” katanya.

Ngatimun menjelaskan, apa yang telah dilakukan oleh Ibduh dikhawatirkan akan membangun konflik ditengah masyarakat, seperti kejadian beberapa tahun lalu terjadi pembakaran terhadap PT SPS oleh masyarakat.

“Tujuan saya memanggil Pak Geuchik Ibduh, hanya untuk mencegah agar tidak adanya konflik nantinya antara masyarakat dengan pihak perusahaan, dan terjadinya bakar- membakar, seperti yang lalu antara masyarakat dengan SPS, berbicara kepentingan saya tidak punya kepentingan, sepersen pun saya tidak terima dari Kalista Alam. Namun saya hanya mau menjaga kenyamanan semua pihak, kalau saya mengintimidasi pasti saya sudah maki-maki Pak Ibduh, tapi ini tidak saya cuma bicarakan baik- baik,” pungkasnya.

Ia juga mengatakan, yang menggarap lahan di Rawa Tripa bukan hanya PT Kalista Alam, masih ada beberapa perusahaan lainnya seperti GSM, SPS dan Astra. Namun sekarang yang dipermasalahkan mengapa hanya PT Kalista Alam.

Ngatimun menambahkan, ia tidak melindungi pihak perusahaan, namun ia hanya menjalankan tugas sesuai undang-undang dan prosedur yaitu memberi rasa nyama pada perusahaan yang beroperasi.**(Q1)