Dandim: Calon Bupati Aceh Barat Agar Bersaing Sehat

oleh
Dandim 0105 Aceh BaraT, Letkol Inf Andi Sirajuddin

Meulaboh | Diliputnews – Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Andi Sirajuddin mengharapkan, kedua pasangan calon kepala daerah yang maju pada pilkada putaran kedua, 2 Juli 2012, agar bersaing sehat, sehingga terwujudnya pesta demokrasi yang jujur.

“Sama-sama mencari pendukung haruslah dengan cara baik, jangan ada politik uang, apalagi intimidasi, karena ini adalah pesta demokrasi, biarkan rakyat memilih,” katanya di sela perlombaan renang HUT ke-50 Korem 012 Teuku Umar di Meulaboh, Minggu.

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menetapkan Aceh Barat, Aceh Barat Daya dan Nagan Raya mengadakan pilkada pada 2 Juli 2012, untuk Aceh Barat pasangan yang maju yakni Teuku Alaidinsyah-Rachmad Fitri HD dan pasangan Ramli Ms-Mohariadi.

Ia menjelaskan, lomba dorong perahu dan renang massal memperebutkan pila Dandim Cup tersebut, sebagai sarana hiburan kepada masyarakat Aceh Barat agar dapat berfikir jernih memilih calon pemimpin pada pilkada putaran kedua nanti.

Kata Dandim Andi, masyarakat Aceh Barat pascapilkada putaran pertama, 9 April lalu, masih letih dengan infomasi kondisi Aceh yang seakan tidak kondusif mulai dari beredar kasus penembakan dan pengranatan di rumah dewan, sehingga membutuhkan pemikiran cerah pada pilkada putaran kedua.

Ia menyebutkan, kondisi Aceh Barat dan Aceh pada umumnya kondusif dan kejadian teror yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh motif pribadi ataupun ekonomi masyarakat yang belum seimbang.

“Alasan inilah kita mengadakan renang massal yang dikuti oleh 300 orang lebih peserta kalangan masyarakat sipil dan juga anggota TNI memeriahkan HUT Korem 012 TU,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dandim Andi mengatakan, pada pilkada putaran kedua di Aceh Barat, TNI-AD juga akan ikut diperbantukan mengback-up aparat kepolisian memberikan pengamanan.

Katanya, pada pilkada putaran putaran pertama di Aceh Barat berjalan aman dan damai tidak ditemukan aksi intimidasi yang dapat meresahkan masyarakat, sehingga mengganggu keamanan dan kedamaian pesta demokrasi.

Lanjut Andi, ia mengharapkan pada pilkada putaran kedua, kedua pasangan kandidat dapat menjalin hubungan yang harmonis dan tidak menciptakan situasi mengundang kecemburuan sosial yang berujung munculnya hal-hal melanggar aturan pilkada dan menganggu keamanan.

“Saya juga mengharapkan pada pilkada putaran kedua ini dapat berjalan mulus dan damai, karena semua butuh kedamaian, sehingga bila itu diwujudkan sama-sama pasti akan tercapai,” pungkasnya.