Hari Tanpa Tembakau, Remaja Aceh Korban Iklan Rokok

oleh
Foto : Ilustrasi | Hari Tanpa Tembakau, Remaja Aceh Korban Iklan Rokok

Banda Aceh | Diliputnews – Center for Tobacco Control Studies (CTCS) meminta Pemerintah untuk segera merealisasikan qanun kawasan asap guna mendukung hari tanpa tembakau se dunia. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur CTCS, Rizanna Rosemary di acara soft launching CTCS pada peringatan Hari Tanpa Tembakau se dunia di Haba Cafe, Jumat, 1 Juni 2012.

Namun, kata Rizanna acara peringatan tersebut bukan hanya sebatas seremonial semata, tetapi harus ada realisasi yang jelas. “Karena kita berharap remaja Aceh bisa menjalani aktivitasnya tanpa tembakau,” kata Rizanna.

Selama ini, kata Rizanna, remaja Aceh telah menjadi pihak yang dikorbankan dan terjebak oleh iklan rokok yang begitu marak.
“Maka kita tidak memaksa mereka untuk berhenti merokok secara serta-merta, tapi mereka juga harus menghargai perokok pasif, mentaati peraturan di kawasan bebas asap rokok,” kata Rizanna lagi.

Uswatunnisa, salah satu perokok pasif mengatakan ia sering terganggu bila berada di tempat umum. Karena banyak orang yang merokok secara sembarangan. Uswatun berharap, agar perokok aktiv bisa segera membuat keputusan untuk berhenti merokok.

Pada acara tadi malam, turut dimeriahkan oleh berbagai atraksi seperti breakdance, magician, stand up komedi, pameran kartu dan pemutaran film dokumenter dari Benang Merah Production.

Acara tersebut juga dihadiri oleh wakil Walikota Banda Aceh terpilih, Illiza Sa’aduddin Djamal, Saiful Mahdi dari ICAIYOS, Darwis Sulaiman dan Saleh Syafei dari civitas akademika Unsyiah.