Aliansi Wartawan Unjukrasa di Nagan Raya

101

DILIPUTNEWS.COM, SUKA MAKMUE – Puluhan wartawan dan fotografer di Kabupaten Nagan Raya, Aceh Barat, Abdya, dan Aceh Jaya, Provinsi Aceh, melakukan aksi unjuk rasa menolak kekerasan terhadap profesi jurnalis, Rabu (27/11/2018). Di bundaran Monumen Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

Aksi unjuk rasa dengan membawa poster bertuliskan “stop kekerasan terhadap wartawan, hargai pers, stop intimidasi dan teror, kami dilindungi Undang-undang”.

Aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan para jurnalis atas kekerasan yang dialami wartawan yang bertugas mencari berita, baik yang terjadi di luar negeri maupun dalam negeri.

“Ini merupakan catatan merah dalam dunia jurnalisitik baik di dunia maupun di Indonesia, sehingga hal tersebut tak boleh dibiarkan berlarut dan terjadi berulang kali,” ucap Koordinator aksi, Saadul Bahri.

Para pendemo mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap para kuli tinta tersebut. Aparat penegak hukum didesak untuk segera mengungkap para pelaku kematian sadis yang menimpa rekannya itu.

Saadul mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan terhadap rekan seprofesi yang dibunuh secara kejam dan sadis oleh oknum dengan kepentingan tertentu.

“Kita meminta kepada dunia bahwa pembunuhan terhadap Kasshogi dan Dufi untuk ditindak seadil adilnya,” kata Saadul.

Para wartawan khawatir jika tindak kekerasan terhadap profesi yang dilindungi undang-undang tersebut dibiarkan begitu saja, maka tidak menutup kemungkina untuk terjadinya hal serupa di daerah lain. Mereka meminta Kapolri turun tangan untuk segera mengungkap pelaku pembunuhan sadis tersebut.

“Kita meminta Kapolri turun tangan untuk mengadili pembunuh wartawan dan mengadili setiap pelaku yang melakukan kekerasan dan intimidasi terhada wartawan yang sedang menjalankan tugasnya,” tandasnya.