Kejari Abdya Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

68
Kejari Abdya Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa / Ilustrasi

BLANGPIDIE, DILIPUTNEWS.COM -Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) menetapkan Is mantan Kepala Desa (Keuchik) Gelanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana desa tahun 2017 lalu.

Kepala Kejari Abdya, Abdur Kadir SH MH kepada wartawan, Selasa (30/10) meyebutkan Is telah ditetapkan menjadi tersangka pada Jumat (26/10) lalu. Untuk kasus tersebut, Jaksa telah meningkatkan ketahap penyidikan.

Disebutkan, hingga saat ini baru satu tersangka yang sudah ditetapkan. Namun tidak tertutup kemungkinan akan menyusul tersangka baru. Mengenai kerugian negara dalam kasus tersebut, dia belum bisa menyebutkan secara detail, karena akan diinfokan lebih lanjut.

“Nanti akan kami hasil auditnya sampaikan berbarengan dengan sejumlah kasus korupsi lainnya yang masih menunggu hasil audit BPKP Aceh,” terangnya.

Terkait dengan dugaan penyelewengan dana desa ini, kepada tersangka akan dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam Pasal 2 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda antara Rp. 200 juta- Rp. 1 miliar.

Sementara dalam pasal 3 dijelaskan setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu koporasi, menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara dipidana seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda Rp. 50 juta-Rp. 1 miliar.

Sebelumnya, Kejari Abdya telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan secara maraton kepada aparatur Desa Geulanggang Gajah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya terkait penggunaan dana desa pada tahap pertama tahun 2017 senilai Rp.677 juta lebih atau 60 persen dari jumlah anggaran yang tersedia.

Pemeriksaan yang dilakukan jaksa itu, setelah menerima hasil opname tim Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (APIP) Abdya beberapa waktu lalu. Selanjutnya pada 1 Agustus 2018, pihaknya mulai melakukan penyelidikan dan memeriksa mantan Kepala Desa (Keuchik) dan Bendahara Desa Geulanggang Gajah. Disamping itu, Jaksa juga telah memanggil sejumlah pihak terkait lainnya untuk dimintai keterangan. (Putra)