GeRAK Pertanyakan Kasus OTT Pejabat Disdik Aceh Barat

167
Petugas Kepolisian Polres Acehh Barat,, Menggiring Para Tersangka OTT Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat.

MEULABOH, DILIPUTNEWS.COM – Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh Barat mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang tersangkanya terlibat para pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat.

“Kita meminta pihak kepolisian, membuka ditengah public terkait dengan perkembangan kasus OTT yang tersangkanya terlibat para pejabat Disdik tersebut, termasuk siapa saja yang telah diperiksa serta bagaimana hasilnya,” kata Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syah Putra, Rabu (03/09/2018).

Menurut Edy Syah Putra, Kaus OTT di Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Barat tersebut, merupakan praktik suap terhadap pengelolaan dana alokkasi khusus (DAK) tahun 2018 yyang bersumber dari pemerintah pusat untuk pengadaan barang-barang pada 21 sekolah di Aceh Barat.

“Kita ingin kasus ini terbuka kepada publik agar terang berderang, siapa aktor utamanya dalam kasus ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya ada pengakuan dari tersangka di media yang berperan sebagai pengutip dana tersebut jika dirinya melakukan pengutipan atas perintah dari pimpinan mereka untuk mengutip dana itu.

Hingga saat ini, kata Edy, publik bertanya-tanya siapa pimpinan yang mengarahkan agar melakukan pengutipan terhadap sejumlah sekolah yang mendapat kucuran dana DAK 2018 tersebut,” katanya menambahkan.

“Mereka yang melakukan tindakan tersebut adalah kesemuanya bekeraja di Disdik, yang bertugas untuk menyiapkan generasi bangsa untuk kemajuan bangsa dan negeri, khususnya Aceh Barat ini sangat kita sesalkan” katanya.

GeRAK Aceh Barat, Kepolisian yaitu Polres Aceh Barat untuk terus mengusut setiap tindakan korupsi di Bumi Teuku Umar ini, Mengingat, triliunan uang telah didapatkan oleh Kabupaten Aceh Barat guna membangun daerah, baik di bidang infrastrkutur dan suprastruktur.(red)