Melanggar, Caleg PSI Aceh Barat Terancam Gugur

489
Ketua Umum PSI Grace Natalie, Bersama Ketua II PSI Tsamara Amany/Ilustrasi

MEULABOH, DILIPUTNEWS.COM – Sebanyak 13 Calon Anggota DPRK Aceh Barat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terancam gugur mengikuti pesta demokrasi Pemilu 2019 mendatang, Pasalnya hingga kini belum menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

“Dari 18 Partai Politik Peserta Pemilu yang telah mendaftarkan Calon Anggota DPRK, hanya satu Partai yang belum menyerahkan LADK tersebut yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), “ kata Ketua KIP Aceh Barat, T. Novian, Kamis (28/09/2018).

Seharusnya Partai politik yang tidak menyampaikan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) sebagaimana ditentukan dalam PKPU Nomor 24 Tahun 2018, yaitu 1 (satu) hari setelah periode penutupan LADK, tanggal 23 September 2018 Jam 18.00 WIB.

Terkait dengan adanya sanksi terhadap partai politik tersebut, T. Novian menambahkan, sesuai peraturan dalam PKPU Nomor 24 tahun 2018, yaitu pembatalan sebagai Peserta Pemilu pada wilayah yang bersangkutan.

“Untuk sanksi pembatalan sebagai Peserta pemilu 2019, kewenangan tersebut ada di tangan KPU RI nantinya,” ungkap T. Novian.

Perlu di ketahui, Hari ini, Jumat 28 September 2019 Kip Aceh Barat telah mengeluarkan pengumuman Nomor: 617/PL.01.6-PU/1105/KIP-Kab/2018 tentang hasil penerimaan laporan awal dana kampanye peserta pemilihan umum tahun 2019 Kabupaten Aceh Barat.

T. Novian menjelaskan bahwa mekanisme pemberian sanksi tersebut telah diatur demikian, yaitu KPU/KIP Kabupaten/Kota melakukan klarifikasi kepada Peserta Pemilu yang tidak menyerahkan LADK sesuai ketentuan dan hasil.

Klarifikasi tersebut diputuskan dalam rapat pleno untuk selanjutnya Berita Acara Hasil Klarifikasi tersebut disampaikan KPU RI untuk menjadi dasar pertimbangan dalam mengambil keputusan dalam Pleno KPU.

“Dalam hal ini KIP Aceh Barat sesuai ketentuan telah melakukan Klarifikasi kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Berita Acara hasil klarifikasi tersebut hari ini dikirimkan ke KIP Aceh dan KPU RI,” tutupnya.

Perubahan Struktur Di Tubuh DPD PSI Aceh Barat

Secara Terpisah, Ketua DPD PSI Aceh Barat M. Irvan Hidayana.SH, mengatakan terlambatnya laporan awal dana kampanye tersebut karena adanya perubahan struktur tubuh atau pengurus PSI Aceh Barat, sehingga terkendala saat pengurusan buku rekening dana kampanye.

“Kami dari DPD PSI Aceh Barat menegaskan bukan tak mau melaporkan nya ke pada Kip Aceh Barat, namun karena adanya perubahan struktur yang mendadak.” Katanya.

Ia menambahkan, jauh sebelum batas waktu penutupan tersebut, PSI Aceh Barat sudah melayangkan surat ke KIP Aceh Barat bahwa PSI sedang terjadi perubahan struktur tubuh.

“Dalam surat klarifikasi kami yang kedua kepada Kip Aceh Barat kami sudah melampirkan pengurus baru dan buku rekening dana kampanye,” pungkasnya.(red)