19 Warga Aceh Barat Kembali Dieksekusi Cambuk

1019
19 Warga Aceh Barat Kembali Dieksekusi Cambuk

MEULABOH, DILIPUTNEWS.COM – Sebanyak 19 warga di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/9/2018) pagi kembali menjalani eksikusi cambuk di muka umum setelah terbukti bersalah melanggar Qanun Jinaiyat Nomor 6 Tahun 2014 Tentang hukum Jinaiyat.

Eksekusi cambuk yang berlangsung dihalaman Mesjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Aceh Barat tersebut, dinilai mengabaikan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh yang memindahkan eksekusi ke Lembaga Pemasyarakatan (LP).

“Saya tidak bisa memberikan komentar terkait Pergub Aceh, namun untuk hari ini kita telah berhasil mengeksikusi 19 terpidana, dua diantaranya tidak bisa di eksikusi karena sakit, mereka akan di cambuk tahap selanjutnya” Kajari Aceh Barat, Ahmad Sahrudin.

Pantaun DiliputNews.com, dalam hukuman cambuk tersebut, paling banyak di cambuk satu diantara nya terpidana perempuan yang dihukum 68 kali cambuk dengan kasus penjualan miras oplosan dan Kasus khalwat dengan hukuman 100 kali cambuk.

Ahmad Sahrudin menjelaskan, Rencananya eksekusi cambuk tersebut diikuti sebanyak 40 terpidana, namun hanya berhasil dieksekusi sebanyak 19 orang saja sementara dua lagi kondisinya tidak sehat.

“Dua orang ini, akan menjalani uqubat cambuk pada tahap selanjutnya. Keduanya tidak bisa melanjutkannya, seorang kondisinya memang sedang tidak membaik sedangkan seorangnya lagi tidak tahan menahan cambukan dari algojo,” kata nya.

Kajari mengatakan, pelanggaran Qanun Jinaiyat di wilayah Aceh Barat terdiri dari tiga yakni, kasus Maisir, Khamar dan Kalwat. Namun, pihaknya tidak berhasil menghadirkan seluruhnya karena beberapa terpidana saat dilakukan penjemputan memang sedang tidak berada ditempat.

“Sebelum berjalannya kegiatan ini, kita sudah lakukan penjemputan, tapi di waktu tersebut memang tidak ada ditempat. Pastinya, mereka akan tetap mengikuti uqubat cambuk pada tahap selanjutnya, jika tidak tercapai dalam tahun ini maka akan kita gelar kembali pada tahun 2019 nantinya,”tegasnya.(Red)