Pelaku Transaksi Narkoba Bukan Pekerja di Pendopo Aceh Barat

3969
Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS, (Dok. DiliputNews.com)

MEULABOH, DILIPUTNEWS.COM – Pelaku yang di ringkus pihak kepolisian bersama barang bukti narkoba jenis ganja kering siap edar di komplek pendopo Bupati Aceh Barat, merupakan bukan pekerja yang merehap Pendopo tersebut.

Hal tersebut di sampaikan Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS, dalam konferensi Pers bersama sejumlah wartawan, di Meulaboh, Jumat (14/9/2018).

“Pelaku edar ganja, yang sudah diamankan itu sebenarnya tidak ada hubungan atau pun pekerja merehap Pendopo Bupati, dia hanya orang asing,” Kata H. Ramli MS.

Meski versi polisi pelaku merupakan pekerja merehap di pendopo tersebut, namun Bupati Aceh Barat H. Ramli MS mensiyalir ada pihak yang berupaya ingin menjelek-jelekkan nama pendopo Bupati.

Sebab pelaku yang tiba-tiba tersebut muncul di dalam Pendopo lalu meletakkan sesuatu (ganja) diatas plafon dengan raut wajah gelisah.

“Dari cctv jelas kita lihat selang waktu dari tersangka meletakkan bungkusan ganja di halaman hingga ditangkap tidak terlalu lama. Ini yang membuat kerugiaan saya ada yang menjelek-jelek pendopo Bupati,”tegasnya.

Baca : Pendopo Bupati Aceh Barat Di Jadikan Tempat Transaksi Narkoba

H. Ramli MS menambahkan, pekerja yang melaksanakan rehabilitas di pendopo juga mengakui pelaku yang diamankan petugas tidak ada bersangkutan dan bukan pekerjanya. Sehingga menimbulkan kejanggalan mengapa pelaku menyembuyikan barang haram tersebut di dalam pendopo.

“Ini persoalannya sudah merepotkan, sebab ini menyangkut persoalan marwah dan aset Negara dan ada yang berupaya menjelek-jelekkannya dengan menyebutkan pekerja pendopo pelakunya. Padahal, seluruh karyawan pendopo sejak dua bulan lalu sudah pindah, ke Cot Pluh karena sedang dilakukan rehab, kecuali pekerja rehab,”jelasnya.

Bupati Aceh Barat, mengapresiasi kinerja polisi yang telah berhasil menangkap pelaku pengedar ganja itu. Ia juga meminta penegak hukum kembali menindaklanjuti kasusnya apakah rill terjadi atau terjadi dengan direkayasa oleh pihak lain.

“Saya berharap, hal ini segera di sterilkan sebelum saya tempati kembali pendopo ini,”harapnya.

Seperti yang diberikan sebelumnya, Dua pemuda nekat menjadikan pendopo Bupati Aceh Barat, sebagai tempat transaksi narkoba, Aksi pelaku di ciduk pihak kepolisian bersama barang bukti narkoba jenis ganja kering siap edar tersebut setelah dilakukan pengintaian.

“Pelaku menyimpan ganja tersebut di atas plafon pondopo bupati yang dibalut dengan kertas, jumlah total berat ganja itu seberat 250 gram, “ Kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa Sik. (red)