Ratusan Siswa Aceh Barat Ikuti Simulasi Gempa-Tsunami

196
Ratusan Siswa Aceh Barat Ikuti Simulasi Gempa-Tsunami

MEULABOH, DILIPUTNEWS.COM – Ratusan peserta pelajar di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, terlibat dalam simulasi kesiapan menghadapi gempa dan tsunami di kawasan Samudera Hindia, Rabu pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di beberapa daerah di Indonesia, diprakarsai Indian Ocean Wave Exercise 2018 (IOWave 18) bersama BNPB, BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Di sini akan ada skenario gempa berkekuatan di atas 7 SR, siswa semua masuk ke bawah kolong meja, kemudian berkumpul di halaman terbuka. Selanjutnya lari ketitik kumpul dan menaiki tempat evakuasi karena tsunami datang,” kata Ferdi, salah seorang panitia dari BPBD Aceh Barat, ditemui di SMPN 1 Meulaboh.

Kegiatan latihan ini merupakan agenda dua tahunan IOWave sebagai sistem peringatan dini dan mitigasi tsunami untuk negara – negara disepanjang lapisan lempeng Samudera Hindia.

Tujuan kegiatan dua tahunan itu sekali untuk melatih kesiap siagaan pusat peringatan dini nasional dalam menerima peringatan dini tsunami.

“Untuk kegiatan latihan evakuasi hanya dilaksanakan di Aceh Barat, Pacitan dan Pangandaran. Di sini ada 5 sekolah yang dilibatkan, kami kerja sama dengan semua pemangku kepentingan,” sebutnya.

Kegiatan simulasi diawali dengan guncangan gempa kuat menggoyang bumi Aceh Barat dan sekitarnya. Pelajar bersembunyi di bawah meja, kemudian lari ke lapangan terbuka saat goyangan gempa berhenti.

Sirine tsunami pun dibunyikan, warga mulai berlarian, petanda

sebagai warning atau peringatan akan ada gelombang tsunami menerpa kawasan pesisir Aceh.

Kegiatan ini sudah lebih awal diberikan sosialisasi pemberitahuan agar masyarakat tidak panik karena hanya kegiatan untuk melatih kesiap siagaan masyarakat menghadapi ancaman tsunami.(red/ANT)