Kasihan, Calon Tenaga Kontrak di RSUD Nagan Rela tak Bergaji Selama Enam Bulan

  • Whatsapp
Surat kontrak yang diduga harus diiteken oleh sejumlah calon tenaga harian lepas sebelum resmi dipekerjakan di RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, yang meyatakan rela tak dibayar gaji selama enam bulan pertama. Foto/istimewa.
banner 468x60

Pasalnya, kebijakan tersebut diduga sangat tidak manusiawi dan hanya akal-akalan pihak rumah sakit supaya mereka tidak jadi bekerja.

“Bayangkan saja, enam bulan kerja kami harus rela tidak dibayar upah jerih payah. Mau makan apa kami pak?,” kata sumber yang minta namanya tak ditulis.

Muat Lebih

banner 300250

Mereka juga mengaku, tindakan tersebut dinilai telah mencederai Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai tenaga kerja yang justru tidak dibayar gajinya, meski telah bekerja melayani pasien sesuai dengan tugas pokok masing-masing.

“Seandainya mereka berada di posisi kami (tenaga kontrak) pasti tak rela kalau tak dibayar, dimana hati nurani mereka,” kata sumber ini.

Para calon tenaga kontrak ini berharap manajemen RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya untuk mengkaji kembali rencana pemberlakuan aturan tersebut, sehingga diharapkan hak mereka sebagai calon tenaga kerja nantinya dapat diperoleh sesuai dengan jerih payah yang sudah dilakukan.

“Aturan ini sudah seperti kerja di masa penjajahan aja, kerja tapi tak ada upah,” keluh mereka. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60