Kasihan, Calon Tenaga Kontrak di RSUD Nagan Rela tak Bergaji Selama Enam Bulan

269
Surat kontrak yang diduga harus diiteken oleh sejumlah calon tenaga harian lepas sebelum resmi dipekerjakan di RSUD Sultan Iskandar Muda Nagan Raya, yang meyatakan rela tak dibayar gaji selama enam bulan pertama. Foto/istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Ratusan calon pegawai kontrak (tenaga harian lepas) yang sudah dinyatakan lulus dalam tes penerimaan masuk kerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, diduga harus rela tidak dibayarkan gajinya selama enam bulan ke depan, setelah resmi dipekerjakan sebagai petugas medis di rumah sakit milik pemerintah setempat.

Informasi yang diperoleh Diliputnews.com, Kamis (26/7/2018) malam dari sejumlah sumber terpercaya di Nagan Raya menyebutkan, sebelum dipekerjakan di bagian tugas masing-masing, tenaga harian lepas ini wajib menandatangani surat perjanjian kerja yang dituangkan dalam kontrak kerja.

Surat tersebut ditandatangani dua rangkap antara si penerima kerja dengan Direktur RSUD Nagan Raya, Drg Doni Asrin.

Surat tersebut bernomor: Peg.800/330/2018 yang dikeluarkan pada 26 Juli 2018.

Dalam surat ini memuat sejumlah pasal yang intinya tenaga harian lepas tidak menerima upah (jerih payah/honor) selama enam bulan sejak dipekerjakan sesuai dengan Peraturan Bupati Nagan Raya Nomor: 8 Tahun 2017 tentang Sistem Remunerasi BLUD-RSUD Nagan Raya.

Sejumlah calon tenaga harian lepas yang melaporkan persoalan ini kepada Diliputnews.com mengaku kecewa dengan sikap yang diberlakukan kepada seluruh calon tenaga kerja baru di rumah sakit setempat.