BNN: 4,6 Juta Warga Indonesia Terjebak Pengaruh Narkoba

70
ilustrasi penggunaan narkoba. sumber: google.

DILIPUTNEWS.COM, LANGSA -Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat memastikan terdapat 4,6 juta penduduk di Indonesia yang kini terjebak tindak kejahatan narkotika.

Hal ini diketahui setelah BNN pusat bersama BNN di daerah, melakukan survey terkait dugaan penyalahgunaan narkoba oleh masyarakat.

“Dari data itu ada yang terlibat sebagai pengedar maupun pengguna narkotika,” kata Kepala BNN Kota Langsa, AKBP Navri Yulenny saat membacakan sambutan Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Heru Winarko, pada acara kampanye stop narkoba dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (Hani) tahun 2018, di aula Cakra Donya, Langsa, Kamis (26/7/2018) suang.

Menurutnya, kian hari pergerakan peredaran narkotika terus bertambah.

Untuk mengantisipasi hal itu, aparat penegak hukum dan BNN terus menambah jumlah personel, guna mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika tersebut.

Peredaran gelap narkoba menyasar korban dari kalangan anak-anak, remaja dan generasi muda. Termasuk oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit TNI, anggota kepolisian, kepala daerah hingga di lingkungan pesantren.

Selain itu, terdapat beberapa narkoba jenis baru atau New Psychoactive Substance (NPS). Sehingga menambah tantangan dan hambatan dalam upaya menanggulangi permasalahan narkoba.