KIP: Fasilitasi TNI, Polri, dan ASN yang Ingin jadi Bacaleg

17
Surat KIP Nagan Raya yang dikirimkan kepada Bupati Nagan Raya terkait tahapan Pemilu 2019. Foto/Diliputnews.com/istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Yasin memberitahukan kepada semua pihak untuk memfasilitasi setiap anggota TNI, Polri dan aparatur sipil negara (ASN) yang ingin berpolitik dan dipilih oleh rakyat dalam Pemilu 2019 mendatang, apabila sudah mengundurkan diri dari profesi yang selama ini diemban.

Hal ini diperlukan sebagai salah satu syarat utama menjadi bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) pada pemilu mendatang.

“Untuk itu, kami minta kepada seluruh pihak, untuk memfasilitasi setiap warga negara untuk menjadi bakal calon anggota legislatif di pemilu di Nagan Raya,” kata Muhammad Yasin kepada Diliputnews.com, Kamis (26/7/2018) siang.

Untuk melakukan sosialisasi terhadap Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Umum Tahun 2019, dan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, Anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

KIP Nagan Raya juga telah menyurati Bupati Nagan Raya pada tanggal 2 Juli 2018 Nomor 362/KIP-NR/VII/2018 supaya dapat mengetahui aturan tersebut.

“Pasal 27 ayat (2) Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018 berbunyi, bagi calon yang berstatus sebagai anggota TNI, Polri, ASN wajib menyampaikan keputusan pejabat berwenang tentang pemberhentian sebagai anggota TNI, Polri, ASN kepada KPU, KPU Provinsi/KIP, atau KPU/KIP kabupaten/kota paling lambat satu hari sebelum penetapan daftar calon tetap (DCT), pada tanggal 20 September 2018 mendatang,” kata Muhammad Yasin. (*)