Dor!!! Polisi Tembak Residivis Begal Curanmor di Lhokseumawe

79
Dokumentasi: Aparat Kepolisian memperlihatkan sejumlah barang bukti Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) dan tersangka sindikat Curanmor antar provinsi saat pergelaran kasus di Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Rabu (21/10).(ANTARA FOTO/Rahmad)

DILIPUTNEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Tim Resmob Sat Reskrim Polres Lhokseumawe berhasil menangkap seorang tersangka curanmor yang juga residivis kasus curanmor atau begal. Tersangka yang berinisial EG (38), ditangkap di Jalan Darussalam Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, Rabu mengatakan, tersangka EG, merupakan warga Desa Hagu Selatan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, merupakan residivis terkait kasus curanmor dengan vonis satu tahun di PN Bireun dan dua tahun di PN Lhokseumawe.

“Tersangka ditangkap pada Selasa (24/7/2018) sore menindaklanjuti laporan polisi terkait curanmor. Ada tujuh laporan polisi terkait curanmor yang kita terima, salah satunya dari pelapor T Zaki Parista (22) warga Desa Hagu Selatan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe,” ungkap Kasat Reskrim.

Dimana, salah satu pelapor mengatakan, telah terjadi peristiwa pencurian sepeda motornya di Jalan Alkalali Desa Hagu Selatan Kecamatan Banda Sakti, pada bulan Maret lalu. Saat itu korban, memarkirkan kendaraannya didepan mesjid Darusalam Hagu Selatan. Ketika kembali, sepeda motornya tidak terlihat lagi atau hilang.

“Kasus ini menjadi atensi Kapolres Lhokseumawe untuk segera diungkap, ujar AKP Budi. AKP Budi menjelaskan, saat hendak ditangkap, tersangka mengendarai mobil Toyota Hilux warna hitam, polisi terus membuntuti dan langsung melakukan penghadangan dan penyergapan dari dua arah di depan klinik Vinca Rosea Jalan Darussalam.

“Tersangka yang terkepung dan tidak dapat bergerak ditarik dan digiring keluar mobil, namun tersangka melakukan perlawanan dengan menggunakan sebilah samurai, sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan cara menembak kakinya,” tegas AKP Budi.

Dari tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan dua unit Honda Supra X 125, satu unit Yamaha Mio Sporty, satu unit mobil Toyota Hilux, satu amplop narkotika jenis ganja kering, satu buah samurai beraksara Jepang, satu buah kunci T, satu set kunci dengan ukuran bervariasi dan satu buah gunting stainless.

“Akibat perbuatannya tersangka terancam dikenakan pasal 365 KUHP Jo 363 KUHP tentang curanmor,” pungkas Kasat Reskrim. (*)

Sumber: aceh.antaranews.com