Krueng Lamie Diduga Tercemar Limbah Sawit, Cut Man: Bupati Harus Panggil Perusahaan

100
Anggota DPRK Nagan Raya, Teuku Cut Man. Foto/istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man mendesak Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk segera mengambil sikap terkait dugaan pencemaran lingkungan setelah limbah yang diduga berasal dari hasil pengolahan kelapa sawit, yang terjadi di aliran sungai di kawasan Gampong Ujong Lamie,Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, pada Rabu (18/7/2018) lalu.

Seperti diketahui, aliran sungai di kawasan ini mendadak ditemukan berwarna keruh oleh warga. Padahal biasanya, aliran sungai daerah tersebut berwarna bening dan bersih.

Informasi yang diperoleh Diliputnews.com menyebutkan, perubahan warga air di sungai tersebut diduga kuat akibat dari aksi pembuangan limbah yang diduga dari sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di kawasan itu.

“Bupati Nagan Raya harus panggil pabrik kelapa sawit yang diduga sudah mencemari lingkungan di Krueng Lamie, jangan lepaskan masalah ini kepada keuchik atau camat,” kata Cut Man kepada Diliputnews.com, Senin (23/7/2018) siang.

Cut Man mengaku dampak dari dugaan bocornya limbah hasil pengolahan kelapa sawit tersebut telah menyebabkan kerugian di kalangan masyarakat, serta berdampak terhadap kelangsungan hidup ikan dan satwa air lainnya.

“Bupati harus turun tangan untuk selesaikan masalah ini,” kata Cut Man mengulangi harapannya. (*)