Begini Cara Teungku SR Lecehkan Muridnya: Saya Pakai Tangan dan Kaki

159
Petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Nagan Raya memboyong SR, seorang guru mengaji yang diduga telah melecehkan enam orang muridnya saat sedang mengajar mengaji, Kamis (19/7/2018) siang. Foto/Diliputnews.com..

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh SR (50) seorang guru ngaji yang juga imam masjid, kini semakin terungkap.

Dalam keterangan yang diperoleh Diliputnews.com, SR mengaku melakukan tindakan bejatnya tersebut lantaran didorong oleh hawa nafsu yang tak mampu ia bendung.

Ia mengaku, melakukan tindakan tersebut di beberapa tempat saat proses pengajian berlangsung terhadap sejumlah anak didiknya di balai pengajian.

“Banyak saya lakukan, ada saat pengajian di balai. Ada juga di kamar mandi,” kata SR sambil menutupi wajahnya.

SR yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini juga mengakui ia melakukan tindakan tersebut menggunakan jari tangan serta bagian jempol kakinya.

“Kalau lagi pengajian, saya pakai kaki,” katanya.

Sedangkan korban lain ia lecehkan saat sedang berada di kamar mandi.

Tersangka SR mengaku saat ia melakukan tindakan tersebut, anak didiknya sempat menolak. Namun lantaran didorong oleh hawa nafsu, ia terus melakukan tindakan tersebut.

“Saya khilaf pak, saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini,” katanya sambil menutup bagian wajah menggunakan tangannya.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SIK melalui KBO Reskrim Aipda Irfan Kamal kepada Diliputnews.com mengatakan pihaknya masih terus mendalami keterangan dari tersangka yang kini sudah mendekam di tahanan mapolres setempat.

SR juga mengakui telah melakukan tindakan tersebut dan dilakukan seorang diri.

Polisi juga sudah meminta keterangan terhadap sejumlah korban dan saksi dalam kasus tersebut, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka sudah mengaku semua perbuatannya (pencabulan),” ungkap Aipda Irfan Kamal. (*)