Terkait Kantor Bersama Polisi China, DPR Akan Panggil Kapolri

99
Plakat rencana kerja sama antara Polres Ketapang dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou, yang viral di media sosial. Foto/istimewa

DILIPUTNEWS.COM – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI akan segera memanggil Kapolri Jendral Tito Karnavian, terkait rencana kerja sama Kepolisian Resor (Polres) Ketapang di Kalimantan Barat dengan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangzu Resor Suzhou yang berencana membangun Kantor Polisi Bersama.

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyebut pihaknya akan segera menjadwalkan Rapat Kerja dengan pihak kepolisian terkait rencana itu.

“Kami akan jadwalkan segera Raker dengan Kapolri, dan akan tanyakan soal ini langsung kepada dia,” kata Arsul, Sabtu (14/7/2018).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun mengaku kaget ketika dirinya mengetahui peristiwa tersebut kemarin, melalui foto yang plakatnya telah banyak tersebar di media sosial.

“Kaget sekali, kok bisa Kapolres tak tahu hal yang dasar seperti itu,” katanya.

Menurutnya Kapolri perlu menatar jajarannya terutama di daerah-daerah untuk lebih mengerti dan paham terkait aturan berkomunikasi dengan kepolisian negara lain.

“Pak Tito harus bisa ajarkan bawahnya bagaimana berkomunikasi, itu apalagi yang dekat dengan perbatasan dan pedalaman, harus lebih ditatar mereka ini,” katanya.

Sebelumnya Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, telah meminta Komisi III DPR RI mengusut rencana kerja sama tersebut.

“Komisi III DPR perlu mengusut kasus ini dan memanggil Kapolri [Jenderal Tito Karnavian] untuk menjelaskan kasus ini,” kata Neta dalam keterangan tertulis.