Tanggapi Keluhan Warga, PLN Akhirnya Tanggung Biaya Perbaikan Elektronik Pelanggan

45
Amiruddin, Manajer PT PLN Rayon Jeuram, Nagan Raya. Foto/Diliputnews.com.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Manajer PT PLN Rayon Jeuram, Nagan Raya, Amiruddin mengatakan pihaknya akan mengganti biaya perbaikan sejumlah perangkat elektronik milik warga yang rusak, yang diduga akibat naiknya tegangan arus listrik secara tiba-tiba.

Hal ini diungkapkan Amiruddin menanggapi aksi sejumlah warga Dusun Delima, Desa Blang Baro, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (27/6/2018) siang yang melancarkan aksi protes ke Kantor Rayon PT PLN setempat.

“Karena ini menyangkut dengan kemanusiaan dan kita menghargai masyarakat (pelanggan), kita hanya ganti biaya perbaikan elektroniknya saja,” jelas Amiruddin kepada wartawan, Rabu sore.

Ia menjelaskan, meski pergantian perbaikan barang elektronik tersebut tidak ada dalam perjanjian saat pemasangan listrik pelanggan, hal ini dilakukan pihaknya untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah dan pertimbangan kemanusiaan dari PLN.

Amiruddin menjelaskan, persoalan naiknya tegangan arus secara tiba-tiba seperti yang dialami oleh masyarakat di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya itu sebetulnya termasuk dalam kategori bencana alam (force majure).

Sehingga tidak ada kewajiban PLN untuk melakukan pergantian terhadap kerugian yang dialami oleh pelanggan listrik.

Guna meningkatkan hubungan baik dengan pelanggan, pihaknya tetap berusaha mendengarkan keluhan masyarakat yang sudah menyampaikan keluhannya ke Kantor PLN Rayon Jeuram di Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, pada Rabu siang.

“Kita hargai masyarakat, hanya ganti biaya perbaikan elektroniknya yang rusak,” tutupnya. (*)