Cut Man: Kasus Gagal Panen Padi di Nagan Raya Tak Boleh Terulang !!!

50
Anggota DPRK Nagan Raya, Teuku Cut Man, memantau tanaman padi yang diduga mengalami serangan hama di kawasan Blang Muko, Kecamatan Kuala, Nagan Raya. Foto/Istimewa.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Anggota DPRK Nagan Raya, Teuku Cut Man, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya khususnya Dinas Pertanian, supaya tidak lagi membiarkan adanya gagal panen padi seperti yang dialami oleh puluhan petani di sejumlah kecamatan pada akhir tahun 2017 lalu.

Pasalnya, pada tahun lalu, seluas 30 hektare lebih padi milik petani yang tersebar di sebagian besar wilayah Kecamatan Kuala, Nagan Raya, dilaporkan gagal panen menyusul keringnya lahan sawah milik masyarakat di wilayah itu.

“Kita minta Dinas Pertanian Nagan Raya harus fokus pada petani, tidak boleh lagi ada gagal panen padi dalam tahun ini,” kata Cut Man kepada Diliputnews.com, Kamis (31/5/2018) siang.

Ia menegaskan, peran petugas penyuluh pertanian di setiap kecamatan harus ada dan minimal harus terdapat 10 orang.

Tujuannya, agar para penyuluh dapat melakukan pembinaan, pengawasan dan pemantauan terhadap padi milik petani, sehingga diharapkan saat musim panen tiba, tidak ada lagi padi yang terserang hama wereng, tikus maupun hama lainnya, karena hal itu menyebabkan petani mengalami kerugian dalam jumlah besar.

“Untuk itu tak boleh lagi ada padi yang gagal panen di Nagan Raya ini, sehingga tidak mempengaruhi swasembada pangan di Nagan Raya. Petugas penyuluh harus ada dan wajib ada,” tegas Cut Man yang merupakan politisi dari Partai Nasional Aceh (PNA) Kabupaten Nagan Raya ini.

Apabila nantinya ditemukan kasus serupa, Cut Man berjanji pihaknya selaku wakil rakyat tak akan tinggal diam dan akan membahas persoalan ini di DPRK, sehingga ada langkah tegas dari lembaga legislatif untuk bertindak. (*)