Diduga Imbas Politik Pilkada, Ratusan Tenaga Kebersihan di Nagan Raya Diberhentikan

165
Foto Ilustrasi Demo, Sumber: Google.

DILIPUTNEWS.COM, NAGAN RAYA-Ratusan petugas kebersihan yang selama ini bekerja di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya, Selasa (22/5/2018) siang mendatangi gedung DPRK, guna untuk mencari keadilan pasca pemecatan (pemberhentian sepihak) yang dilakukan oleh intansi tempat mereka bekerja.

Keterangan yang diperoleh Diliputnews,com, menyebutkan kedatangan buruh yang merupakan tenaga kebersihan ini diterima Wakil Ketua DPRK Nagan Raya Samsuardi, berlangsung di ruang sidang anggaran.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra H Said Azman SH, Plt Kepala BKP-SDM H Agusdi SSos, Kabag Umum dan Humas Setwan Hasan Jauhari,SE serta Kabag Risalah Tantawi,SH.

Malasari, perwakilan tenaga kebersihan dalam keterangannya didepan wakil rakyat mengatakan, pemecatan yang mereka alami termasuk ratusan petugas kebersihan tersebut, sama sekali tanpa ada pemberitahuan serta SK pemberhentian dari Dinas terkait.

Malah beban kerja yang selama ini mereka kerjakan, secara praktis sudah beralih ke tangan orang lain.

“Ini merupakan tindakan yang tidak adil, kami dipecat tanpa kesalahan,” ungkapnya dengan linangan air mata.

Malasari mengaku ia sudah delapan tahun berkerja sebagai petugas kebersihan di Kompleks Perkantoran Suka Makmue.

Hanya karena korban politik pada Pilkada 2017 lalu, dirinya serta ratusan petugas kebersihan lainnya dipecat dari tenaga kontrak di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nagan Raya.

Mereka berharap DPRK Nagan Raya dapat membela hak mereka, sehingga pekerjaan sebagai petugas kebersihan dapat dikembali mereka jalankan seperti biasanya.