Diterjang Erosi, Puluhan Hektare Sawah Warga di Nagan Raya Terancam Hilang

46
Anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man melihat lokasi longsor akibat mengganasnya DAS Krueng Nagan di kawasan Gampong Lhok Padang, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya, Jumat (11/5/2018) sore.

DILIPUTNEWS.COM, SUKA MAKMUE-Puluhan hektare lahan sawah milik masyarakat yang tersebar di tiga gampong masing-masing Paya Udeung, Kuta Aceh, serta Lhok Padang, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, kini terancam hilang akibat mengganasnya erosi DAS Krueng Nagan.

Akibatnya, lahan pertanian dan perkebunan milik masyarakat di wilayah ini terancam semakin hilang, mengingat terjangan erosi yang disebabkan guyuran hujan telah menyebabkan tanah warga hampir setiap bulan ikut hilang terseret arus.

“Kami berharap erosi ini segera ditangani secara serius oleh pemerintah, sehingga masyarakat tidak kewalahan karena harus kehilangan harta akibat musibah ini,” kata T Amri, Kadus Gampong Lhok Padang, Kecamatan Seunagan, Nagan Raya kepada wartawan, Jumat sore.

Pihaknya mengakui selama ini erosi yang melanda tanah masyarakat setempat sama sekali belum pernah mendapatkan penanganan, sehingga akhirnya warga melaporkan persoalan tersebut kepada anggota DPRK Nagan Raya, dengan harapan persoalan ini dapat disampaikan ke pemerintah daerah, maupun pemerintah Aceh.

Sementara itu, Anggota DPRK Nagan Raya, Teuku Cutman, SE kepada wartawan saat mengunjungi lokasi longsor mengatakan ia mengaku prihatin dengan persoalan yang dialami oleh masyarakat di tiga desa, di Kecamatan Seunagan.

“Tahun depan, kita harapkan persoalan ini sudah mendapatkan respons dari pemerintah,” ungkapnya.

Cut Man mengaku apabila persoalan ini terus dibiarkan, maka tak menutup kemungkinan tanah masyarakat juga ikut diteerjang erosi yang sering terjadi ketika musim hujan tiba. (*)