Empat Ruko Di Aceh Selatan Ludes Terbakar

26
Empat Ruko DI Aceh Selatan Ludes Terbakar

Empat Ruko DI Aceh Selatan Ludes Terbakar
Empat Ruko DI Aceh Selatan Ludes Terbakar

TAPAKTUAN | DiliputNews.com – Sebanyak Empat unit ruko di Jalan Ahmad Yani, kota Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan ludes di lahap api, Selasa (17/2). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun DiliputNews.com, kebakaran hebat ditengah padat penduduk itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wib, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan dengan cepat mengerahkan 2 unit mobil kebakaran.

Saat kebakaran terjadi tiga pintu Ruko yang selama ini dijadikan sebagai tempat usaha jualan kelontong dan sembako, dalam kondisi kosong ditinggal pemiliknya keturunan China berangkat ke Medan, Sumut, dalam rangka merayakan Imlek.

“Tiga ruko grosir milik warga cina, saat kebakaran terjadi mereka sedang tidak ditempat karena pergi ke medan untuk merayakan imlek, dan satu ruko lagi warung jual mie milik orang Aceh Pidie,” kata Zulfaqar warga setempat,

Saat tim pemadam tiba dilokasi, kata Zulfaqar, api tidak sanggup dipadamkan lantaran armada kurang, mobil kebakaran dikerahkan kelokasi sempat mengalami kerusakan. Melihat kondisi api semakin membesar, warga bernisiatif membantu memadamkan api dengan menggunakan air seadanya.

“Warga kecewa karena pemadam tidak bisa bekerja sesuai prosedur, satu unit armada saat sampai di lokasi kebakaran tak berfungsi karena tidak keluar air, sehingga api semakin membesar,” ungkapnya.

Ia berharap kepada pihak pemerintah Kabupaten Aceh selatan, terutama BPBD Aceh Selatan, agar siaga penuh dalam kondisi tanggap bencana. Sehingga tidak menjadi kepanikan warga saat musibah datang, “Jika seperti ini, tim BPBD Aceh Selatan perlu dievaluasil sehingga kejadian serupa tak terulang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Erwiandi S Sos M Si, mengakui bahwa, dari dua armada pemadam yang ada di kantor pusat Tapaktuan satu unit di antaranya yakni mobil baru dalam kondisi rusak.

“Kendala kita memang kurang armada saat melakukan pemadaman, jika armada mencukupi dan bagus pasti empat ruko ini bisa kita padamkan, namun demikian kita telah megajukan permohonan pengadaan bantuan mobil pemadam ke Pemerintahan Urusan Umum (PUM) Kemendagri di Jakarta,” jelasnya.(red)