Disdik Aceh Garap Film Muatan Lokal

26
Disdik Aceh Garap Film Muatan Lokal / Ilustrasi

Disdik Aceh Garap Film Muatan Lokal / Ilustrasi
Disdik Aceh Garap Film Muatan Lokal / Ilustrasi

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Dinas Pendidikan Aceh menggarap film/video muatan lokal “Dodaidi” yang merupakan seni tutur yang disampaikan para orang tua sebagai pengantar tidur anak-anaknya di sejumlah daerah di provinsi itu.

“Kami berharap film/video muatan lokal yang memuat pesan pendidikan kepada anak-anak sudah didisbutrikan ke sekolah-sekolah di Aceh pada akhir tahun ini,” kata Kepala Balai Tekkomdik Dinas Pendidikan Aceh Zulkarnaini di Banda Aceh, Senin 29 September 2014.

Film muatan lokal “Dodaidi” versi Gayo itu mulai syuting di Aceh Tengah. Selanjutnya tim akan melakukan syuting ke Aceh Besar, Aceh Barat, Aceh Selatan dan beberapa daerah lainnya.

“Akhir-akhir ini seni tutur (Dodaidi) para orang tua terhadap anak-anaknya menjelang tidur itu sudah jarang dilakukan. Kita berharap dengan lahirnya film/video muatan lokal ini maka generasi muda di Aceh akan bisa mengenali kembali budaya leluhur yang cukup mendidik itu,” kata Zulkarnaini menambahkan.

Sebab, kata dia, pesan-pesan dalam bentuk syair yang dilantunkan itu mengesankan makna tentang besarnya kasih saya, tanggung jawab dan harapan orang tua dalam mengasuh anaknya.

“Dalam budaya masyarakat adat Aceh, anak itu adalah amanah yang patut dijaga dan dipelihara dengan baik, selain juga sebuah kekuatan rasa kasih sayang suami isteri sebagai mawaddah dan rahmat Allah SWT untuk memperkuat bangunan hubungan rumah tangga yang rukun damai, bahagia dan sejahtera sesuai nilai-nilai Islami,” katanya.

Anak juga dalam pandangan masyarakat Aceh adalah sebagai penyambung hubungan naluri batiniah dan jasmaniah antara orang tua. Kondisi itu dapat ditemukan dalam nuansa ungkapan pantun-pantun atau dalam bahasa daerah (Aceh) dikenal dengan “Peurateb Aneuk (dodaidi).

“Pada masa lalu, Dodaidi itu merupakan sebuah kebiasaan kaum ibu di gampong-gampong (desa). Seorang ibu saat menidurkan anak-anaknya di dalam ayunan melantunkan syair-syair yang penuh pesan moral,” kata Zulkarnaini.(Red/Ant)