Mantan Menteri Perjuangan Aceh Merdeka Tolak Wali Nanggroe

oleh
Dokter Husaini dan Rombongan, Sabtu, (30/11), setelah menyerahkan bantuan melkukan konvoi Becak motor yang dihiasi Bendera Merah Putih
Dokter Husaini dan Rombongan, Sabtu, (30/11), setelah menyerahkan bantuan melkukan konvoi Becak motor yang dihiasi Bendera Merah Putih
Dokter Husaini dan Rombongan, Sabtu, (30/11), setelah menyerahkan bantuan melkukan konvoi Becak motor yang dihiasi Bendera Merah Putih

MEULABOH | DiliputNews.com – Mantan Menteri Penerangan dan Pendidikan Gerakan Aceh Merdeka Doktor Husaini yang selama ini berada di Bribane, Australia, Jumat,(21/11) mengunjungi kabupaten Aceh Barat.

Dalam kunjungan itu Dokter Husaini, melakukan orasi politik menolak Malik Al Haytar sebagai Wali Nanggroe, Kedatangan Dokter Husaini ke Aceh Barat didampingi oleh sejumlah petinggi lainnya.

Dalam orasi politik yang disampaikan, Husaini, dihadapan dihadapan sejumlah tokoh Aceh Barat Selatan, mahasiswa dan kelompok organisasi lainnya mengatakan selain menolak adanya penabalan wali Nanggroe terhadap Malek Mahmud Al-Haytar ia juga menilai keberadaan lembaga Wali Nanggroe sangat jauh melencengn dari aturan Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh.

“Kami meminta kepada Pemerintah Aceh untuk merevisi kembali Qanun Wali Nanggroe agar tidak memecah belah rakyat Aceh,” kata dia.

Dalam orasi politik itu,Husaini, juga menilai Malek Mahud Al- Haytar sebenarnya bukanlah bagian dari sisilah Wali Nanggroe.

Menurutnya berdasarkan sisilah Wali Nanggroe adalah Teungku Y Mochtar yang pernah menjabat sebagai Mentri Dalam Negeri dan Pertahanan Negara Aceh, dan Menteri Teungku H. Ilya Leubee yang menjabat sebagai Menteri Keadilan Negara Aceh.

Saat berada di Meulaboh ia juga memberikan kuliah umum terhadap mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, tentang sejarah Aceh dalam gerakan perjuangan Aceh.

Selain melakukan orasi politik, serta kuliah umum kepada Mahasiswa UTU ia juga berkesempatan menyalurkan sejumlah bantuan kemanusian keberapa panti asuhan yang ada di Aceh Barat.

Pantauan DiliputNews.com, Dokter Husaini dan Rombongan, Sabtu, (30/11), setelah menyerahkan bantuan melkukan konvoi Becak motor yang dihiasi Bendera Merah Putih.(Red)