24 Ribu Pekerja Di Banda Aceh Belum Miliki Jamsostek

oleh
Di Banda Aceh Belum Miliki Jamsostek
Di Banda Aceh Belum Miliki Jamsostek
Di Banda Aceh Belum Miliki Jamsostek

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Sebanyak 24 ribu pekerja di Banda Aceh belum memiliki perlindungan sosial ketenagakerjaan. Dari 24.000 pekerja tersebut, hanya 16.000 yang sudah terdaftar di Jamsostek.

Hal tersebut disampikan Direktur Umum dan SDM, PT Jamsostek (Persero), Amri Yusuf, kamis (14/11) pada acara “Jamsostek Goes To Campus 2013”di gedung Dayan Dawod Unsyiah Banda Aceh.

Amri Yusuf mengaku, minimnya pekerja di Aceh yang memiliki Jamsostek sudah dibicarakan dengan pemerintah Aceh beberapa waktu lalu.

”Kami sudah membicarakan dengan Gubernur Aceh, dan insya Alllah Gubernur menanggapi dengan baik, semoga kedepan seluruh pekerja di Aceh sudah terdaftar di Jamsostek,” katanya.

Melalui Event Jamsostek Goes To Campus 2013 ini, kata dia sebagai Bentuk Apresiasi Dan Sosialisasi Pt Jamsostek (Persero) Kepada Dunia Pendidikan, dan diharapkan dapat memahami tentang pentingnya Jaminan Sosial.

“Misi dari PT. Jamsotek adalah sebagai badan penyelenggara jaminan social yang memenuhi perlindungan bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi tenaga kerja, pengusaha dan Negara,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan Undang-Undang No 24 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), PT Jamsostek (Persero) secara resmi akan bertransformasi menjadi BPJS Ketenagakerjaan pada 1 Januari 2014 dan mulai beroperasi selambatnya pada 1 Juli 2015.

Menurut Amri, sejumlah persiapan telah dilakukan oleh PT Jamsostek, guna menyukseskan transformasi tersebut diantara mengawal regulasi terkait BPJS.

Hal lain yang dilakukan pihak Jamsostek, katanya juga terkait dengan implementasi terhadap program desain yang telah disusun sesuai dengan bidangnya masing-masing dan meningkatkan kepesertaan mengejar pertumbuhan investasi dan pelayanan yang prima.

“Jamsostek Goes To Campus 2013 juga akan diadakan di sebelas kota di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Serang, Ambon, Aceh, Manado, Pontianak, Pekanbaru, Solo, Malang dan Lampung,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, pihak Jamsostek juga menyalurkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 10 Mahasiswa terbaik, dengan total nilai sebesar 50 juta rupiah. Pemberian dana CSR tersebut kata dia sebagai bentuk kepedulian pihak Jamsostek.

“Mahasiswa yang mendapat CSR yang berprestasi maka 5 (lima) orang lulusan terbaik dengan nilai IPK 5 urutan teratas akan di rekrut menjadi karyawan PT. Jamsostek setiap tahunnya. Program ini berlaku di setiap kota event Jamsostek Goes To Campus,” terangnya.

Amri berharap, dengan kegiatan Event “Jamsostek Goes To Campus 2013” ini PT Jamsostek (Persero) akan semakin dekat dengan mahasiswa, para mahasiswa juga diharapkannya dapat memahami tentang pentingnya Jaminan Sosial. Misi dari PT. Jamsotek, yang merupakan badan penyelenggara jaminan social yang memenuhi perlindungan bagi tenaga kerja serta menjadi mitra terpercaya bagi tenaga kerja, pengusaha dan Negara.(Red)