40 Perempuan Aceh Mengikuti Pelatihan Kader Ulama

oleh
Pelatihan Kader Ulama / Ilustrasi
Pelatihan Kader Ulama / Ilustrasi
Pelatihan Kader Ulama / Ilustrasi

BANDA ACEH | DiliputNews.com – Sebanyak 40 orang perempuan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh mengikuti pendidikan kader calon ulama yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat.

Sekretaris MPU Aceh Saifuddin Puteh di Banda Aceh, Selasa, mengatakan peserta pendidikan kader ulama khusus kaum perempuan angkatan XVIII itu merupaklan utusan dari masing-masing MPU kabupaten dan kota di provinsi ini.

Dikatakannya, pendidikan kader ulama merupakan suatu program unggulan selain juga salah satu tugas pokok MPU Aceh sesuai amanah dan peraturan tata tertib MPU di provinsi ujung paling Barat Indonesia tersebut.

“Kami juga menilai penting melaksanakan program pengkaderan ulama ini karena mempunyai peran penting dan mendesak untuk dilaksanakan disebabkan mulianya tugas ulama sebagai penyambung lidah nabi, selain juga disebabkan krisis ulama sudah sangat terasa, tidak hanya di Aceh melainkan juga di level nasional dan internasional,” katanya.

Saifuddin Puteh juga mengatakan ketika seorang ulama wafat, kemudian tidak serta merta akan langsung muncul penggantinya sehingga perlu dipikirkan proses pengkaderan dan regenerasinya.

Selain itu pengkaderan ulama ini juga sesuai dengan visi dan misi Pemerintahan Aceh yaitu menerapkan nilai-nilai budaya Aceh dan “Dinul Islam” di semua sektor kehidupan masyarakat serta 10 program dalam RPJM Aceh 2012-2017, kata Sekretaris MPU Aceh itu.

Menurut dia, pengkaderan ulama juga dipandang perlu guna menyiapkan kader ulama yang mempunyai kompetensi intelektual dan integritas moral yang terpuji agar mampu merespon berbagai gejala dan fenomena sosial sehingga dapat berperan maksimal di tengah-tengah kehidupan umat.

Saifuddin menjelaskan pelaksanaan pendidikan kader ulama dari angkatan II hingga XVIII 2013 khusus perempuan itu adalah untuk meningkatkan sumber daya dan peran ulama agar mampu menggali, mendalami dan memahami ajaran Islam dari sumbernya yaitu Al Quran dan Hadist.

Tujuan dari pengkaderan itu juga meningkatkan pemahaman, pendalaman dan pengkajian antara lain dalam bidang fiqh muqaran, tafsir dan ilmu tafsir, ushul fiqh, bahasa arab aktif, uslub arabi, ilmu tauhid, komunikasi dakwah, kedudukan dan fungsi MPU, Iqtishad islami keluarga, fiqh keluarga, tamaddun islami (adat istiadat perempuan), ilmu dakwah, hadits ilmu dan musthalah hadits.(Red/Ant)