Kurangi Angka Kecelakaan, Polres Abdya Gelar Razia Sebulan Penuh

oleh
Kurangi Angka Kecelakaan, Polres Abdya Gelar Razia
Kurangi Angka Kecelakaan, Polres Abdya Gelar Razia
Kurangi Angka Kecelakaan, Polres Abdya Gelar Razia

BLANG PIDIE | DiliputNews.com – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) akan melakukan razia kendaraan selama sebulan penuh. Razia telah dimulai pada Rabu (23/10) kemarin hingga 23 November 2013 mendatang. Hal itu dilakukan guna meningkatkan sosialisasi berlalu lintas di jalan raya dan mengurangi angka kecelakan.

Hal tersebut dikatakan Kapolres Abdya AKBP Eko Budi Susilo, Sik melalui Kasat Lantas Polres Abdya, AKP M Saepudin, kepada DiliputNews.com, Kamis (24/10), saat menggelar razia dijalan Nasional Desa Kaye Aceh, Lembah Sabil, Aceh Barat Daya.

Menurutnya, setiap kenderaan atau pengguna kendaraan yang melakukan pelanggaran seperti tidak memakai helm, kaca spion, tidak memiliki surat kendaraan dan SIM akan ditilang. Setiap pengguna kendaraan yang kena tilang harus membayar denda di Kantor Kejaksaan Negeri setempat.

“Ini merupakan target utama dalam razia ini, karena pelanggaran tersebut sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan, tapi jika kedapatan pelanggaran lain juga akan di proses, baik pengguna sepeda motor maupun pengguna mobil,” ujar Saepudin.

Dikatakan Saepudin, razia yang dilakukan tersebut atas perintah Kapolda Aceh, Irjen Pol. Herman Effendi melalui Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Aceh, Kombes Pol. Indra Gautama, M.Si untuk kabupaten/kota diseluruh Aceh, guna mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas yang akhir-akhir ini semakin meningkat setiap tahunnya.

Bahkan, kata Saepudin, jika dirata-ratakan korban kecelakaan lalu lintas hampir setiap hari terjadi, dan pada umumnya korban masih berusia muda atau usia produktif.

“Berulangkali polisi sudah mensosialisasikan agar setiap pengguna kenderaan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan,” akuinya.

Maka dari itu, lanjutnya, menghimbau kepada orang tua tidak memberikan kenderaan kepada anak yang masih berusia dibawah 17 tahun, dan pihak sekolah harus memberikan peringatan kepada pelajar agar tidak ugal-ugalan di jalan raya .

Terkait dengan lokasi yang menjadi titik razia, Saepudin merahasiakan agar pengguna kendaraan tak bisa menghindari razia itu, hanya dengan kelengkapan dan mematuhi lalu lintas maka mereka akan selamat serta terhindar dari proses tilang. “Razia ini kata Kapolda Aceh juga merupakan pra operasi cipta kondisi menjelang tahun baru 2014 nanti,” pungkas Saepudin. (Red/Zal)