Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Trumon Timur Blokir Jalan

oleh
Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Trumon Timur Blokir Jalan
Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Trumon Timur Blokir Jalan
Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Trumon Timur Blokir Jalan

TAPAKTUAN | DiliputNews.com –  Warga di Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (23/10) memblokir akses jalan yang digunakan PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) untuk mengangkut kelapa sawit.

Jalan yang sangat memprihatin tersebut juga digunakan oleh warga setempat untuk akses jalan menuju kota madia Subusssalam dan Aceh Singkil, Dalam aksi mereka menuntut agar perusahaan dan pemerintah daerah  memperbaiki jalan tersebut.

Ribuan warga Kecamatan Trumon Timur terdiri dari lima desa yakni, Desa Seuneubok Puntoe, Seuneubok Pusaka, Alu Bujok dan Titi Pobhen.

“Aksi ini menuntut pemerintah daerah agar membangun jalan tersebut, sebab jalan itu sudah cukup parah, masyarakat sudah geram dengan Pemerintah selalu menebar janji, namun jalan tak kunjung diperbaiki,” kata Koordinasi Aksi, Muliadi.

Muliadi mengaku, pemblokiran jalan tersebut tidak akan di buka sebelum Bupati Aceh Selatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan dinas terkait datang ketempat pemblokiran jalan itu.

“Kami tidak membuka jalan ini, sebelum bapak Bupati datang kemari,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Selatan Khaidir Amin SE yang didampingi Ridwan dari Komisi B dilokasi aksi mengatakan, pihaknya mendukung aksi yang dilakukan oleh masyarakat  dari lima desa tersebut.

“Kita dari dewan mendukung adanya aksi pemblokiran jalan, karena jalan tersebut sudah parah, sangat di sayangkan warga yang melintasi jalan itu, “ katanya.

Khaidir Amin juga mengatakan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi para warga tersebut ke Bupati Aceh Selatan dan Dinas terkait, agar jalan itu cepat dibangun, sehingga akses warga bisa berjalan normal.

Pantauan DiliputNews.com, warga memblokir dengan membakar ban dan menanam pohon pisang di badan jalan, sejumlah kendraan roda dan roda empat sempat mengalami kemacetan, hingga kini jalan tersebut masih terblokir. (Red/Af)