Pemkab Aceh Selatan Patenkan Madu Buloh Seuma

oleh
Bupati Aceh Selatan Didesak Audit Aset Daerah
Wakil Bupati Aceh Selatan Karmansyah
Wakil Bupati Aceh Selatan Karmansyah

MEULABOH | DiliputNews.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, akan mematenkan madu lebah asli asal Desa Buloh Seuma sebagai produksi makanan khas daerah agar dapat terjaga kelestarian dan menjadi bisnis masyarakat.

Wakil Bupati Aceh Selatan Karmansyah di Meulaboh, Selasa (22/10) mengatakan, selama ini produksi madu lebah asli dan alami di Kecamatan Trumon itu menjadi pendongkrak ekonomi dan membantu pendapatan rakyat.

“Pemkab akan mematenkan madu asli Buloh Seuma, karena kualitas madu kita sudah teruji dan terbukti asli. Pada Pekan Kebudayaan Aceh ke-6 di Banda Aceh, begitu banyak orang datang mencari dan membeli madu asli dari Buloh Seuma,” katanya.

Untuk menjaga kelestarian lebah madu alami tersebut pemerintah setempat sudah melakukan survei dan membuat kawasan hutan yang tidak boleh dirusak dan dijadikan kusus sebagai lokasi produksi madu alami.

Selain itu, kata Karmansyah, Pemkab Aceh Selatan sudah membuat “resam gampong” (aturan desa) yang tidak boleh dilanggar siapapun, apalagi hutan tersebut dialih fungsikan menjadi perkebunan.

Meskipun saat ini hanya segelintir warga pemilik kawasan lahan yang dapat menikmati hasil lebah madu asli Buloh Seuma, namun diyakinkan dengan pengembangan lebih luas kedepan akan dapat dirasakan oleh semua masyarakat.

“Hanya saja masih dikelola secara tradisional, tidak dibentuk seperti industri karantina, lebah-lebah hinggap dan pergi, namun kehidupannya tetap berada di kawasan hutan Buloh Seuma,” imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain itu kawasan Buloh Seuma dapat menjadi salah satu icon wisata di Kabupaten Aceh Selatan, setiap warga asing yang datang tidak luput mengunjungi kawasan penghasil madu lebah itu.

Menurut dia, inisiatif pemerintah setempat mematenkan madu lebah itu karena melihat potensi terkini, ketimbang mengharapkan keunggulan dari produksi pertanian atau perkebunan yang membutuhkan jangka panjang.

Kata Karmansyah, pemerintah daerah setempat dasarnya hanya memberikan dukungan serta mendorong peningkatan ekonomi rakyat, dengan adanya industri keluarga itu diharapkan dapat menompang hidup warga sekitar.

“Bila berbicara pertanian dan perkebunan mungkin cukup banyak hal yang mesti kita genjot terutama infrastruktur pertanian dan tersedianya bahan baku industri untuk perkebunan, namun madu lebah ini adalah hasil bumi alami yang tinggal dikelola secara baik,” katanya menambahkan.(Red/Ant)