Ratusan Sopir Truk Pengangkut Sawit Mogok Massal

oleh
Ratusan Sopir Truk Pengangkut Sawit Mogok Massal
Ratusan Sopir Truk Pengangkut Sawit Mogok Massal
Ratusan Sopir Truk Pengangkut Sawit Mogok Massal

MEULABOH | DiliputNews.com – Ratusan Sopir Truk pengakut kelapa sawit, Senin (21/10) melakukan aksi mogok tepatnya didepan Pos Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), perbatasan Kabupaten Nagan Raya. Akibatnya sepanjang 3 kilometer jalan lintasan Pantai Barat Selatan tersebut mengalami kemacetan total.

Aksi mogok tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap pemungutan tarif retribusi sebesar 20 ribu rupiah per mobil. Para sopir merasa keberatan, karena biasanya tarif sebesar 10 ribu rupiah per mobil.

Dalam aksi mogok tersebut, para sopir truk menuntut kebijakan pemerintah setempat agar tetap mengutip retribusi 10 ribu rupiah per mobil. Pasalnya penetapan tarif retribusi sebesar 20 ribu, sangat memberatkan para sopir.

“Kami sangat keberaratan pemungutan tarif sebesar 20 ribu per mobil, karena biaya retribusi itu uang pribadi, perusahaan tidak menyediakan biaya retribusi angkutan,” kata salah seorang sopir, Saiful Bahri.

Dikatakan Saiful, aksi mogok tersebut sudah dilakukan sejak minggu malam, hingga kini belum ada penyelesaian dari pemerintah setempat.

“Kami berharap permasalahan ini secepatnya diselesaikan oleh pemerintah, jika tidak kami akan melakukan aksi mogok lebih lama lagi,” ungkapnya.

Setelah mengalami kemacetan selama 5 jam lebih, akhirnya para sopir truk kembali melanjutkan perjalanan setelah pihak DPRK setempat menampung aspirasi dan membebaskan biaya retribusi untuk sekali jalan.

Kebijaka tersebut diambil untuk menghindari kemacetan yang terus memanjang. Namun hingga saat ini belum keputusan resmi dari pemerintah terhadap jumlah pemungutan retribusi. (Red/Za)